Minggu, 01 November 2015

Hari 1 - Habits

Bismillah

Kebiasaan " Habits"

Kebiasaan awalnya terasa berat
awalnya terasa sangat sangat memaksa

sungguh, niat yang baik karena ALLah
pasti ada jalan yang ALLah berikan untuk mahlukNya

Butuh waktu 30 hari berdasarkan untuk ngebentuk kebiasaan
seperti kita saat bulan Ramadhan

Jadi, yang dibutuhkan adalah kecerdasan (Allah telah berikan), semangat (tidak pernah mengeluh), sungguh-sungguh (tidak menyerah sebelum mendapatkan), harta, dan waktu yang lama.

Bukan tidak ada waktu luang, namun yang ada "tidak mungkin dilakukan".
karena waktu 1 jam tetap 1 jam.

Bersyukurlah kamu yang mempunyai amanah, yang kekurangan waktu untuk tidur waktu dan waktu untuk istirahat. Ternyata itu menjauhkan diri dari futur. 

Paksa diri untuk membuat kebaikan
Paksa diri untuk menjadi orang yang beruntung
Paksa diri untuk banyak mengingat mati
Paksa diri untuk ikhlas karena ALLah


Alhamdullilah

Bisikan Hati Nurani

Assalamu'alaikum, bismillah....

Setiap manusia terlahir di dunia ini dengan fitrah sebagai seseorang yang sukses. Tugas yang diamanahkan Allah kepada manusia, sebelum manusia diciptakan, yakni menjadi khalifah di bumi, menuntut setiap manusia untuk menjadi seorang yang sukses sehingga berguna bagi kehidupan di dunia. Sebenarnya bukan “menuntut” ding, tapi lebih tepatnya secara “default” manusia sudah disetting untuk sukses. Soalnya Allah sudah yakin dengan diciptakannya manusia sebagai khalifah, kelak manusia akan menjadi makhluk-makhluk sukses yang memberi banyak perubahan positif. Tidak mungkinlah Allah SWT memberi amanah sebesar “khalifah” kepada makhluk yang tidak berpotensi sukses.

Seiring berjalannya waktu, kesuksesan antara manusia satu dengan lain mengalami kesenjangan cukup serius. Bahkan ada manusia yang mungkin bisa dibilang hidupnya kurang sukses. Nah bagaimana hal tersebut bisa terjadi? Rupa-rupanya, ada dalang di balik itu semua, yakni para setan yang selalu membisik-bisiki manusia dengan statement pengacau pikiran yang menyebabkan kesuksesan manusia itu sulit dicapai. Kita semua tahu lah, bagaimana gigihnya setan dalam menggoda manusia lewat bisikannya. Bahkan, manusia berkelas nabi seperti Nabi Adam pun berhasil diperdaya setan. Padahal, nabi Adam telah memperoleh kenikmatan apa saja di surga. Apa saja yang diinginkan telah disediakan. Hanya satu larangan saja untuk tidak memakan buah pohon Quldi. Namun itu pun gagal dipatuhi karena bisikan setan.

Walaupun ada pula nabi rupawan yang tak kalah gigihnya dalam membentengi iman dari bisikan-bisikan setan, padahal beliau sedang digoda oleh seorang wanita bangsawan yang cantik untuk berzina, dengan ancaman akan dipenjarakan bila tidak mau melakukan, namun beliau berkata “aku takut kepada Allah”. Beliau adalah Nabi Yusuf. Bahkan di dalam penjara pun Nabi Yusuf berkata, “ya Allah, jika memang kehidupan penjara lebih berarti bagiku, maka aku lebih memilih hidup di penjara tapi dekat dengan-Mu, daripada aku harus hidup bersama manusia-manusia pendusta.” Subhanallah..

Banyak sekali cerita sepak terjang setan dalam menggoda manusia lewat bisikan-bisikannya. Kita semua hanya manusia biasa yang tidak bisa melihat setan, serta tidak bisa mendengar suaranya. Yang bisa kita rasakan adalah bisikan-bisikannya.

Yang sering membuat kita rancu adalah, sebagai manusia kita pun memiliki sebuah tools yang dapat menjadi navigator kehidupan kita. Ketika kita melakukan suatu perbuatan, ketika ingin berbuat sesuatu, tools tersebut dapat berbicara dan mengatakan kepada kita apakah kita sebaiknya melakukan atau tidak melakukan hal tersebut. Tools itu bernama hati nurani, artinya sebuah hati yang senantiasa dinaungi oleh cahaya Illahi, sehingga apa yang dikatakan oleh hati nurani niscaya selalu tepat. Antara hati nurani maupun bisikan setan, keduanya sama-sama merupakan hal yang gaib dan abstrak. Manusia tidak bisa melihatnya. Sehingga mungkin di antara kita pernah mengalami sebuah keadaan membingungkan dimana kita tidak bisa mengidentifikasi apakah suara yang membisiki kita adalah bisikan dari setan atau bisikan hati nurani. Hal inilah yang kali ini ingin kita kaji bersama. Kita tidak sedang belajar untuk meramal, tetapi kita belajar untuk berpikir. Sebab manusia dikaruniai sebuah akal pikiran. Insya Allah kita bisa gunakan akal kita untuk me-logis-kan hal-hal yang abstrak tersebut sehingga menjadi lebih konkret dan mudah diaplikasikan. Caranya dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut.

Identifikasi dulu niatnya. Apa saja yang akan kita perbuat di dunia ini pasti dilandasi dengan niat, meskipun kita sendiri terkadang tidak menyadari bahwa diri kita sedang berniat. Misalnya, setelah kita lama berjalan kesana kemari akhirnya kita duduk. Kita melakukan duduk itu dengan spontan pastinya. Padahal, duduk tersebut sebenarnya mempunyai niat tujuan, yaitu supaya kita tidak lelah setelah berjalan kesana kemari, namun  kita biasanya tidak sampai lah sebelum duduk kok bilang dulu ‘aku niat duduk supaya tidak capek karena Allah’. Intinya, segala sesuatu pasti ada niatnya.

Niat itu ada dua : niat positif dan negatif , sudah tau lah pasti. Menilai positif dan negatif itu sifatnya general / umum. Kita tidak bisa menilai niat plus atau minus dengan kacamata kita secara personal, tetapi harus melihat dari sudut pandang yang luas. Misalnya, dalam sebuah keluarga yang ekonominya memprihatinkan, seorang ayah kebingungan memberi nafkah keluarganya. Untuk itu, dia berniat menodong seorang pengendara motor di tengah malam dan menyita motornya untuk dijual kemudian uangnya untuk memberi nafkah. Secara personal, si ayah tadi mungkin mengatakan bahwa niatnya baik, dia ingin memberi nafkah keluarga sebagaimana diamanahkan dalam agama. Tapi secara general, menodong adalah sebuah perbuatan negatif. Sehingga tindakan yang dilakukan si ayah tadi adalah hal yang tercela, sebab niatnya (yang diukur secara general) merupakan niat negatif.

Setelah kita benar-benar bisa mengerti apakah niat kita positif atau negatif, kita bisa terapkan rumus berikut :
1.  
   1. Jika bisikan itu membuat kita mundur untuk melakukan niat positif, itu bisikan setan.
2. 2. Jika bisikan itu membuat kita maju untuk melakukan niat positif, itu bisikan hati nurani.
3  3. Jika bisikan itu membuat kita mundur untuk melakukan niat negatif, itu bisikan hati nurani.
4. 4. Jika bisikan itu membuat kita maju untuk melakukan niat negatif, itu bisikan setan.

Ketika kita ingin mengambil air wudhu untuk sholat, namun ada bisikan untuk menunda, apapun itu alasannya itu adalah bisikan setan. Sebab sholat, secara general, adalah hal positif. Mundur atau menunda untuk melakukan hal positif berarti bisikan setan

ketika kita ingat belum mengerjakan tugas untuk besok sehingga kita segera mengerjakan tugas tersebut. Bagaimanapun bisikan itu ialah bisikan hati nurani, sebab membuat kita maju untuk mengerjakan hal yang positif.

Ketika sedang mengerjakan tugas itu, kok rasanya agak males soalnya masih banyak pikiran lain. Ada bisikan untuk tidur dulu deh, tapi ada bisikan untuk tetap ngerjain tugas dulu baru tidur. Maka bisikan yang pertama tadi adalah bisikan setan, sebab membuat kita maju untuk tidur bermalas-malasan (hal negatif). Sedangkan bisikan yang kedua ialah bisikan hati nurani sebab membuat kita mundur untuk melakukan malas-malasan (hal negatif).

BN
Jika kita dapat benar-benar mematuhi bisikan hati nurani atau bisikan malaikat atau apapun itu namanya, dan kita pun selalu acuh terhadap bisikan-bisikan setan, insya Allah kita akan menjadi manusia-manusia yang sukses. Sebab hati nurani kita sudah disetting secara default oleh Allah SWT sebagai navigator kehidupan kita untuk mencapai kesuksesan. Sedangkan setan, selalu tak kalah dalam membisiki manusia supaya gagal. Mereka sangat membenci manusia yang sukses. Ingat janji setan ialah untuk menyesatkan manusia agar terjerumus ke jalan yang nista melalui bisikan-bisikannya.

http://dinarmagzz.blogspot.com/

Sabtu, 24 Oktober 2015

efek jangka panjang positif feeling / positif thinking

Bismillah,

kita kan perempuan, pasti InshaAllah akan melahirkan generasi-generasi yang bisa merubah negeri tercinta menjadi lebih baik atas dasar iman dan taqwanya.

tapi apa hubungannya dengan positif thinking/feeling?

saat kita telah terbiasa untuk positif thinking dan positif feeling sejak dini, 
nah, namanya juga terbiasa, pasti akan biasa positif thingking.

pembicaraan dengan imas tadi, kalau ibu hamil itu pikirannya ga terkontrol, (sering ngebatin dan biasanya pengaruh ke baby nya).

nah kalau biasa positif thinking dan positif feeling, InsyaAllah akan terbiasa ngebatin yang baik-baik jadi, saat mengandung, ibu-ibu akan ngebatin yang baik-baik, yang mempengaruhi ke babynya.

"__" pengetahuan, agar semangat untuk befikir positif/ positif feeling.

Rabu, 21 Oktober 2015

belajar dari temen temen hebat dikelas :))

2 orang hebat di kelas S

yang pertama dia cewe, sangat care dengan temen-temennya dan bertanggung jawab dengan tugas tugas kuliah dan tugas lainnya.
care agar temen di kelas kompak. dan semua mendapat nilai yang bagus.
dia nyarani aku "buat skala prioritas"

yang kedua dia cwo, dan dia bilang gini "aku mah gak pengaruh dia stytrap atau enggak"
"jangan suka ga enakkan" dia nyarani aku


Sabtu, 17 Oktober 2015

Hope

Bismillah

masih ada harapan..

masih ada harapan buat aku menjadi lebih bernilai dihadapan Rabb ku
masih ada harapan buat ku menjadi anak yang menyejukan hati orang tua
masih ada harapan buat ku untuk bertanggung jawab dengan pilihan yang telah ku pilih
masih ada harapan buat ku untuk menyusun visi, dan strategi

masih ada harapan buat ku untuk meringankan beban kedua orang tuaku di dunia dan akhirat
masih ada harapan buat ku untuk menjadi sepupu saudara cucu yang bisa dibanggakan dikeluarga
masih ada harapan buatku untuk bisa berdakwa
dan selalu ada harapan bagiku untuk selalu merasakan hal positif

Allahu Akbar!!!

seminar keislaman 2

Bismillah 


Awalnya aku mau nulis tetang seminar tadi yang mengena dihati ku
intinya hijrah itu ya backnya dilakukan semua karena Allah.
saudara saudara kita di Palestina, begitu beraninya begitu gagahnya untuk tetap mempertahankan tanah palestina. lalu apa yang dapat kita perbuat??

Dewasa, ubah pola pikir selalu positif.
Positif positif positif
hati yang bersih, pikiran pun positif, dan tindakan selalu membawa kebaikan
Syukuri, pasti berbuah kenikmatan
Tidak ada waktu luang yang ada luangkan waktu.



gak mau datar datar aja



Bismillah

I want be active but I'm afraid that's wrong            
Active? why not?

But what I must to do, 
beside study study study again 

studing is my activity, asking is my activity, reading and memorizing is my activity, 
exercising is my activity. 
when I will found the happiness??

"Bingkai kehidupan "lyrics

"Hidup ini adalah perjuangan 
tiada masa tuk berpangku tangan
setiap tetes peluh dan darah
tak akan sirna ditelan masa
segores luka, dijalan Allah 
kan menjadi saksi pengorbanan"

Sabar

Bismillah

Sabar,
aku orang nya sabar gak?
sebenarnya enggak sama sekali.

kamu mau jadi orang sabar Dev?
dari dulu mau. Emang sabar itu gimana?

Kamu teguh melakukan sesuatu karena Allah, dan gak bosen.
aku mudah bosen, gimana mau sabar. 

Kamu tahu Dev, kesabaran itu tidak ada berbuah pahit,asem,kecut, tapi, manis.
siapa yang menjamin??

Allah Ta'ala. Allah menyeru kita untuk berbuat baik "dan tolong-menolonglah kamu dalam kebenaran dan kesabaran"


Coba fikir ulang Dev.
gimana nanti kalau kamu meninggal,
waktu kamu lagi matuhi perintah Allah, waktu itu lagi belajar di kelas ikhlas untuk Allah, lagi husnuzon atau waktu ketika setelah menelepon mamak bapak dengan kesan bahagia, atau 
waktu setelah menolong temen temen kesulitan. 

coba bayangi sebalikknya. nyawamu dicabut saat lagi bosen beribadah, lagi ngeyel dengan perinntahnya, lagi su'uzhon, kira-kira nanti inget ga ya untuk ngucapi syahadat ketika ajal datang??



Yaa Rabb bimbingku jadi orang yang mendapat syafaat di akhirat kelak. Aamiin




Rabu, 14 Oktober 2015

Hijrah

Bismillah...

Hijrah, apa sih hijrah?
berubah? 
berubah yang bagaimana hijrah itu?

apakah berubah menjadi yang baik?
baik yang seperti apa?
baik yang dikehendaki Allah.

Allah menghendaki aku seperti apa?
Ilmu Allah terlalu luas...

sekarang, jangan tanyakan,"aku harus mulai hijrah dari mana?"
"Allah belum kasih aku petunjuk"
nanti kalau Allah ngasihnya petunjuk melalui cobaan, nah loh bagaimana?
sudah nyiapin akar belum, untuk ketemu badai??

apa nunggu dapat cobaan dulu?
anyway atau jangan jangan hidup aku ini bagian dari cobaan.
bukan bukan ini anugerah yang terindah yang Allah berikan.
nikmat bisa beribadah dengan tenang, nikmat bisa mendengar suara adzan, nikmat bisa merasakan hati yang galau* maksudnya? (galau membuat kita berfikir: ada 2 pilihan jawaban untuk bertindak: menjadi kan diri lebih dekat dengan Rabb atau menjauhkan diri)

so, sekarang aku harus apa? 
lakukan sesuatu yang membuatku  dekat dengan Allah.

Berani berhijrah......


Sabtu, 12 September 2015

Berhenti untuk menggemari tidur


masih ingat ketika UTS menejemen kemaren?
(ini sekedar intropeksi buat diri)


lihatlah tidur sebagaimana fungsi semestinya, kebutuhan tidur untuk bertahan hidup.
pelakukan tidur sesuai fungsi tersebut.

Depresi. ternyata depresi salah satu penyebabnya adalah kelebihan tidur.
karena, sesorang yang ketika bangun lalu menyadari bahwa dirinya telah tidur terlalu lama
maka dia sadar telah membuang waktunya yang bisa dilakukannya. misalnya utuk belajar akuntansi,latihan soal akuntansi, memahami makroekonomi atau  baca Al-Quran, baca kisah teladan Nabi, buat tulisan diblog, atau setrika pakaian. banyak kan yang bisa dilakukan ternyata. 
cara mengurangi depresi yaitu : KURANGI TIDUR

Sakit kepala, eh ini kepala sakit banyak tugas, jadi harus tidur dulu. oops ini hanya alibi.

Sakit jantung korener, Yaa Allah ini peyakit serem banget.

Diabetes, loh kok bisa.
itu karena pola tidur kita yang berantakan. jadi kalau dibiarin memicu kadar gula dalam darah. 
kok bisa memicu kadar gula?
karena? mungkin keseimbangan metabolisme sudah terganggu.

Kurangnya konsentrasi 

dampak yang diakibatkan dari kurang tidur maupun kebanyakan tidur. Hal ini terjadi karena sel-sel otak tidak diaktifkan, sehingga sulit fokus pada suatu hal.
emang kalau kurang konsentrasi kenapa?  waktu, jadi gak efisien, gak efektif dalam mengerjakan sesuatu. alhasil ketika tugas yang sama diberikan, jika, orang yang konsentasi tinggi mengerjakannya 2 jam, dan orang yang kurang konsentrasi menghabiskan waktu seharian. 











Jumat, 26 Juni 2015

masih tidur habis Subuh?



http://muslimafiyah.com/anjuran-tidak-tidur-setelah-sahur-dan-subuh-syariat-dan-medis.html

Bismillahirahmaniahim

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berdoa,


اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِى فِى بُكُورِهَا
 “Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.”

Beberapa ulama menjelaskan hukumnya adalah makruh. Urwah bin Zubair berkata,
كان الزبير ينهى بنيه عن التصبح ( وهو النّوم  في الصّباح )
“Zubair bin Awwam  melarang anaknya tidur setelah subuh.”[2]

Jika berbicara tentang “berkah” terkadang tidak masuk logika dan hitungan matematika. Mungkin ada yang bilang:
“Saya sering tidur setelah subuh (bahkan kelewatan shalat subuh), tapi rezeki saya lancar”
Jawabnya: walaupun secara hitungan rezekinya banyak,  tetapi belum tentu berkah.
Sebaiknya jangan tidur setelah subuh karena waktu itu juga turunya rezeki dan berkah. Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah berkata,
وَنَوْمُ الصُّبْحَةِ يَمْنَعُ الرِّزْقَ؛ لِأَنَّ ذَلِكَ وَقْتٌ تَطْلُبُ فِيهِ الْخَلِيقَةُ أَرْزَاقَهَا، وَهُوَ وَقْتُ قِسْمَةِ الْأَرْزَاقِ، فَنَوْمُهُ حِرْمَانٌ إِلَّا لِعَارِضٍ أَوْ ضَرُورَةٍ،
“Tidur setelah subuh mencegah rezeki, karena waktu subuh adalah waktu mahluk mencari rezeki mereka dan waktu dibagikannya rezeki. Tidur setelah subuh suatu hal yang dilarang [makruh] kecuali ada penyebab atau keperluan.”

Bahaya pola tidur setelah subuh secara medis
Secara medis, pola tidur setelah subuh kurang sehat. Perlu diingat yang namanya pola hidup tidak sehat, bukan sekarang akibatnya, tetapi akumulasi dan akan terasa ketika usia mulai menua karena pola hidup yang tidak sehat.
وَهُوَ مُضِرٌّ جِدًّا بِالْبَدَنِ لِإِرْخَائِهِ الْبَدَنَ وَإِفْسَادِهِ لِلْفَضَلَاتِ الَّتِي يَنْبَغِي تَحْلِيلُهَا بِالرِّيَاضَةِ
“Tidur setalah subuh sangat berbahaya bagi badan karena melemahkan dan merusak badan karena sisa-sisa [metabolisme] yang seharusnya diurai dengan berolahraga/beraktifitas.”

Jika bergadang sebelumnya dan perlu tidur, diusahakan tidur setelah terbit matahari
Setelah begadang semalaman, tidurnya (untuk balas) tidak langsung setelah subuh, tetapi setelah terbit matahari sekitar jam 6 pagi atau jam 6.30 (waktu Indonesia).
Ibnu Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah berkata,
ومن المكروه عندهم : النوم بين صلاة الصبح وطلوع الشمس فإنه وقت غنيمة ….حتى لو ساروا طول ليلهم لم يسمحوا بالقعود عن السير ذلك الوقت حتى تطلع الشمس
“Di antara yang tidak disukai adalah tidur antara shalat pagi dan ketika matahari terbit, karena  tidur pada waktu itu kurang baik…. sampai-sampai jika seseorang berjalan (safar) sepanjang malam, mereka tidak diizinkan untuk duduk (tidur dan istirahat) sampai terbit matahari.”
Beberapa ulama yang cukup sibuk melakukan seperti ini, mereka tidur sebentar setealah terbit matahari kemudian berangkat kerja dan mengajar.

Sangat tepat apa yang diucapkan oleh Ibnu Qayyim Al-Jauziyah rahimahullahberkata,
وَنَفْسُكَ إِنْ أَشْغَلَتْهَا بِالحَقِّ وَإِلاَّ اشْتَغَلَتْكَ بِالبَاطِلِ
“Jika dirimu tidak disibukkan dengan hal-hal yang baik, pasti akan disibukkan dengan hal-hal yang batil”

Bisa juga faktor maksiat yang sering dilakukan dan belum bertaubat
Bangun shalat subuh juga kebiasaan, jika berat dan susah bangun mungkin faktor kebiasaan atau ada maksiat yang dilakukan sehingga susah melakukan ibadah shalat subuh.
Bisa sering begadang Atau dan karena ada kemaksiatan yang baru-baru dilakukan terus-menerus tanpa istigfar sehingga badan susah melakukan ketaatan, dan hati berat untuk dibawa beribadah. Sehingga yang sebelumnya kita bangun ketika adzan berkumandang, sekarang hati mulai keras dan telinga sudah tidak peka lagi dengan suara adzan, badanpun berat dibawa untuk menjawab panggilan masjid.
Dari Abu Shalih dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu, dia berkata, RasulullahShallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
إِنَّ الْمُؤْمِنَ إِذَا أَذْنَبَ ذَنْبًا نُكِتَ فِي قَلْبِهِ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ فَإِنْ تَابَ وَنَزَعَ وَاسْتَغْفَرَ صُقِلَ قَلْبُهُ وَإِنْ زَادَ زَادَتْ حَتَّى تَعْلُوَ قَلْبَهُ فَذَلِكَ الرَّانُ الَّذِي ذَكَرَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فِي الْقُرْآنِ:  كَلَّا بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
”Sesungguhnya seorang mukmin, jika melakukan satu perbuatan dosa, maka ditorehkan di hatinya satu titik hitam. Jika ia bertaubat, berhenti dan minta ampun, maka hatinya akan dibuat mengkilat (lagi). Jika semakin sering berbuat dosa, maka titik-titik itu akan bertambah sampai menutupi hatinya.  Itulah” raan” yang disebutkan Allah ta’ala,
“Sekali-kali tidak akan tetapi itulah” raan” yang disebutkan Allah dalam Al Qur’an”.

Yaa Rabb jauhkan hamba Mu ini dari penyakit hati juga hati yang keras.


http://muslimafiyah.com/anjuran-tidak-tidur-setelah-sahur-dan-subuh-syariat-dan-medis.html







Ramadhan ke 9


akhlak

Bismillahirahmanirahim


ramadhan ke 9
masih sama, atau keimanan ku semakin menurun.
dosa apa yang membuatku lalai dari Mu Yaa Rabb
Yaa Rabb hamba mohon ampun kepada Mu

Andai hari ini Ramadhan terakhirku,
andai satu jam lagi ruh dan jasadku telah terpisah untuk selama lamanya
bukan satu jam, atau setengah jam lagi, atau lima belas menit lagi

amalan apa yang aku bawa? akankah amalan itu diterima?
apakah amalan itu bernilai di sisi Allah, sedangkan diri ingin amalan itu di nilai orang. Astagfirullah.

lalu ketika ruh dan jasad ini terpisah, kemana kah selanjutnynya ruh ini?
Allah yang berfirman manusia di ciptakan dari tanah.
dan aku yang berada di bumi yang nyawaku telah diambil, akan dimasukkan kembali ketanah.
sendirian, gelap, berbalut kain putih.
malaikat akan menghampiriku. aku ditanyai, aku seorang diri, ditempat yang gelap.
apa, siapa, bagaimana aku ditolong?

jawabannya amal.
Yaa Rabb hamba mohon ampun pada Mu Rabb, diri ini sering lalai, mengharap ridho manusia yang hanya menyenangkan hati, namun merusak hati, mengotori hati, yang hanya menjauhkan ku kepada Mu, dan akhirnya aku masuk ke neraka. Nauzubillah

Yaa Rabb ampuni hamba Yaa Rabb.
Yaa Rabb jadikan ramadhan hari ini lebih baik dari ramadhan kemarin, Amiin








Jumat, 13 Maret 2015

agar bersyukur.

Bismilllah

Bagaimana jadinya tiba-tiba Allah mengambil suara ku, tiba tiba bisu tidak bisa bicara padahal sekarang aku sudah diberi nikmat suara untuk berbicara,tak bisa untuk mengaji?tapi apakah yang telah aku ucapkan kebanyakan mengeluh dan  berbicara sesuatu yang menyibukan di dunia.
Bagaimana kalau tiba-tiba pendengaran aku diambil Allah? aku tak bisa mendengar suara adzan lagi aku tak bisa mendengar suara mereka yang mengaji. padahal aku tahu aku belum paham dengan tajuwid!dengan cara apa lagi aku belajar tajuwid kalau aku tidak menggunakan telinga.
Bagaimana kalau tiba-tiba Allah mengambil kedua mataku sehingga aku tak bisa melihat sama sekali. aku belum pernah menggunakan brille! tak bisa baca. bagaimana caranya aku menulis, jika mataku tidak bisa melihat?

وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا إِنَّ الْإِنْسَانَ لَظَلُومٌ كَفَّارٌDan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).” (QS. Ibrahim: 34) 

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk neraka jahanambanyak dari jin dan manusia yang mempunyai hati(tetapi) tidak mahu memahami dengannya (ayat-ayat Allah),dan yang mempunyai mata (tetapi) tidak mahu melihatdengannya (bukti keesaan Allah) dan yang mempunyai telinga (tetapi)tidak mahu mendengar dengannya (ajaran dan nasihat).[al-A’raaf 7:179] Yaa Allah berihamba petunjuk, apa yang harus hamba perbuat. 

senyum, apa artinya?


ngapain senyum? kan ada tuh lagu, `dunia ini pagung sandiwara` apakah arti senyuman itu?


Allah Ta’ala berfirman,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيراً مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ
Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka (kecurigaan), karena sebagian dari prasangka itu dosa. (QS al-Hujuraat: 12)

senyum itu menandakan kalau kita itu ceria dan optimis. 

aku pernah tuh tetap aja biasa aja,walaupun dia senyum. karena gak dekat.

hadist Riwayat Muslim

لَا تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا، وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ
 “Janganlah engkau remehkan suatu kebajikan sedikitpun, walaupun engkau bertemu dengan saudaramu dengan wajah yang ceria/bermanis muka

aku mau senyum terlebih dahulu,  tapi nanti gak dibalas, kan sakit?

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إنَّكُمْ لَا تَسَعُونَ النَّاسَ بِأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ لِيَسَعْهُمْ مِنْكُمْ بَسْطُ الْوَجْهِ وَحُسْنُ الْخُلُقِ
Sesungguhnya kalian tidak bisa menarik hati manusia dengan harta kalian. Akan tetapi kalian bisa menarik hati mereka dengan wajah berseri dan akhlakyang mulia

apa hubungannya dengan akhirat?
.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
تَبَسُّمُكَ فِى وَجْهِ أَخِيكَ لَكَ صَدَقَةٌ
Senyummu di hadapan saudaramu (sesama muslim) adalah (bernilai) sedekahbagimu
karena, wajah ceria juga menunjukkan optimis dan bisa membuat orang lain juga ikut optimis.

Ya Rabb perbaiki akhlakku, bantu aku berwajah ceria, berseri-seri dan murah ternsenyum ketika bersama manusia. Ya Allah sungguh aku berlindung hanya kepada Mu.


Kamis, 12 Maret 2015

Tips usm stan

Bismillah

dalam rangka menepati janji, dan semoga pengalaman ini bermanfaat, whehe

awalkan degan niat yag baik.
"ssungguhnya seluruh amal itu tergantung kepada niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan sesuai niatnya"
yah, semoga dengan niat yang baik selain bernilai ibadah juga pasti Alllah Ta'ala memudahkan usaha kita. InshaAllah.

Berdoa
berdoa agar diberi kesempatan untuk melanjutkan pendidikan yang lebih baik, ditempat yang baik. 
"mintalah kepadaKu, niscaya akan Aku kabulkan." (QS.Al-Mu'min : 60)

Belajar
dengan latihan soal tahuntahun sebelumnya dan seringalah mengikuti tryout,supaya terlatih mengerjakan soal dengan cepat & tepat.
kan biasanya usm stan akhir tuh, persiapan lah diri seawal mungkin.
temen saya, saya anggap sahabat. namanya Latifa, dia pengen kuliah di stan sejak awal pakai putih abuabu( benerkan tif?) yah perjuangan patut ditiru sama kita-kita. 
temen se kelas di stan.walaupun dia jurusan ipa di sekolah, dia juga belajar ekonomi. 
yah belajar itu lah termasuk usaha kita.
 “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” (Ar-Ra'd ayat 11.)


saat tes wawancara
ingat ini 
Dari Abdullah bin Mas'ud radiyallahu anhu, ia berkata: " Rasullah shaullalahu alaihim wasallam bersabda: "Wajib atas kalian berprilaku jujur,kerena sesungguhnya jujur itu menunjukkan kepada kalian kebaikan, dan kebaikan itu menunjukan kepada Syurga.Seseorang yang senantiasa jujur sehingga ia ditulis di sisi Allah sebagai orang yang jujur. dan jauhilah oleh kalian sifat dusta, karena sesungguhya dusta itu menunjukan kepada kalian keburukan, dan keburukan itu menunjukan kepada Neraka.seseorang yang senantiasa berdusta sehingga ia ditulis di sisi Allah sebagai seorang pendusta."(SHOHIH. Diriwayatkan oleh imam Muslim no. 6586).
sebelumnya sudah sering latihan wawancara & gimana adab saat diwawancara

Saat tes fisik
Biasakan diri untuk rutin latihan lari dan minum madu.

Tawakal











Takut bangun malam hari..





Waduh masih tengah malem, takut. tidur lagi dehh..

ingat Allah Ta'ala; berfirman:




وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ وَحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَرَزَقْنَاهُم مِّنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَى كَثِيرٍ مِّمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيلاً
“Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan , Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.” (Al-Israa’ : 70)


Setan dan jin asalnya takut kepada manusia.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Umar bin Al Khaththab,
إِنِّي نَألَظُرُ إِلَى شَيَاطِينِ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ قَدْ فَرُّوا مِنْ عُمَرَ. قَالَتْ: فَرَجَعْتُ
‘Sungguh, aku benar-benar melihat setan dari kalangan jin dan manusia lari dari ‘Umar

والـذي نفسي بيده ما لقيك الشيطان سالكا فجّا إلا سلك فجا غير فجك
“Demi yang jiwaku di tangan-Nya, tidaklah setan menjumpaimu ketika menempuh satu jalan, kecuali pasti mengambil jalan lain yang tidak engkau lalui.”

semoga kita termasuk orang yang diberi pentunjuk oleh Allah Ta'ala dimana setiap saat kita menigkatkan keimanan* kita. 

 *iman yang teguh dan pasti, yang tidak ada keraguan sedikit pun bagi orang yang meyakininya

Selasa, 10 Maret 2015

menguatkan ingatan dengan berdzikir

sumber: https://bangaziem.wordpress.com/2010/11/22/doa-dan-zikir-penguat-ingatan/
http://belajar-barengan.blogspot.com/2013/01/umum-hubungan-dzikir-dan-long-term.html

Doa dan Zikir Penguat Ingatan

‘Belakangan ini, kok saya sering lupa ya?’. Itulah ungkapan yang sering kita dengar, atau bisa jadi juga kita alami sendiri. Ingatan yang buruk memang menjadi satu keluhan yang banyak menimpa orang. Hal itu terjadi bisa karena faktor usia, nutrisi, atau kesehatan otak. Ingatan yang baik adalah salah satu nikmat Allah swt. Siapapun orangnya, lebih-lebih para pencari ilmu, ingatan yang baik akan banyak membantunya dalam mendapatkan ilmu.

Sayyid Zain bin Ibrahim bin Sumaith dalam kitab Manhaj as-Sawi (cetakan Dar al-Fath, Oman, 2008), menuliskan beberapa doa dan zikir yang di-ijazah-kan oleh para ulama, masyayikh, dan orang-orang shalih, yang dapat diamalkan agar mudah mengingat ilmu.
Untuk memenuhi permintaan para sahabat, saya akan sharing sebagian yang ditulis dalam kitab itu, dengan sedikit perubahan redaksi.
Pertama:
Imam as-Suyuthi dalam al-Itqan, menyebutkan bahwa Mughirah bin Subai‘, salah satu sahabat Ibnu Mas‘ud radhiyallahu anhu pernah berkata, ‘Barangsiapa yang membaca 10 ayat dari surat al-Baqarah pada malam hari, maka ia tidak akan lupa dengan hapalan al-Quran, yaitu: 4 ayat permulaannya, Ayat Kursi, 2 ayat sesudah Ayat Kursi, dan 3 ayat terakhir’.
Imam as-Suyuthi menyebutkan atsar ini berdasarkan riwayat Imam ad-Darimi dalam Sunan-nya.
Kedua:
Imam az-Zabidi, seorang ahli hadits yang meringkas kitab Shahih Bukhari, dalam kitab al-Fawa’id, menyebutkan bahwa seorang mufassir yang bernama al-Kalbi pernah berkata kepadanya, ‘Aku punya anak yang sehabis membaca al-Quran, ia lupa lagi dengan bacaannya’. Lalu Imam az-Zabidi berkata, ‘Tuliskan ayat-ayat berikut ini, masukkan ke dalam wadah yang berisi air zamzam, lalu minumkan kepada anakmu, insya Allah anakmu akan mudah menghapal al-Quran. Ayat-ayat itu adalah surat ar-Rahman ayat 1-5, surat al-Qiyamah ayat 16-19, surat al-Buruj ayat 21-22’.
Ketiga:
Sayyid Ali bin Hasan al-Aththas pernah berkata, ‘Jika engkau akan tidur, bacalah surat al-Baqarah ayat 164. Sesungguhnya ayat ini banyak manfaatnya. Salah satunya adalah dapat membantumu untuk menghapal al-Quran, sehingga engkau tidak lupa dengan hapalan yang kau baca. Oleh karena itu, biasakanlah membaca ayat itu ketika engkau akan tidur, baik di waktu tidur malam atau siang’.
Keempat:
Mengulang-ulang membaca surat al-A‘la ayat 1-7, sebagaimana yang dikatakan Sayyid Ali bin Muhammad al-Habsyi.
Kelima:
Setiap hari membaca doa yang diajarkan Rasulullah sebanyak 3 kali, yaitu:
اَللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ نَفْسًا بِكَ مُطْمَئِنَّةً، تُؤْمِنُ بِلِقَائِكَ، وَتَرْضَى بِقَضَائِكَ، وَتَقْنَعُ بِعَطَائِكَ.
Ya Allah, aku meminta kepada-Mu jiwa yang yang merasa tenang kepada-Mu, yang yakin akan bertemu dengan-Mu, yang ridha dengan ketetapan-Mu, dan yang merasa-cukup dengan pemberian-Mu. (Hadits, riwayat at-Thabrani)
Keenam:
Kata Sayyid Hasan bin Shalih al-Bahr, ‘Untuk memudahkan memahami ilmu, mengamalkannya, dan tidak lupa, maka hendaklah mengulang-ulang doa ini,
اَللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ فَهْمَ النَّبِيِّيْنَ، وَحِفْظَ الْمُرْسَلِيْنَ، وَإِلْهَامَ الْمَلاَئِكَةِ الْمُقَرَّبِيْنَ، اَللَّهُمَّ اغْنِنِى بِالْعِلْمِ، وَزَيِّنِّى بِالْحِلْمِ، وَأَكْرِمْنِى بِالتَّقْوَى، وَجَمِّلْنِى بِالْعَافِيَةِ، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمْيِنَ.
Ya Allah, sungguh aku meminta kepada-Mu pemahaman para Nabi, ingatan para Rasul, dan ilham para malaikat yang mempunyai kedudukan istimewa. Ya Allah, cukupkan aku dengan ilmu. Hiasi diriku dengan hilmu (kesantunan dan kelembutan). Muliakan aku dengan takwa. Baguskan diriku dengan afiat(kesehatan). Duhai, yang Maha Pengasih di antara yang mengasihi.

ukuran kebahagiaan

apa sih maksud bahagia?

apa kita merasa bahagian kalau orang sudah menganggap kita bahagia?

 Allah Subahanahu Wa Ta'ala telah mengingatkan
وَإِن تُطِعْ أَكْثَرَ مَن فِي الأَرْضِ يُضِلُّوكَ عَن سَبِيلِ اللّهِ
“Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah.” [Al-An’am: 116]

jadi yang dikatakan bahagia bagaimana? 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ ، وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ
Yang namanya kaya (ghina’) bukanlah dengan banyaknya harta (atau banyaknya kemewahan dunia). Namun yang namanya ghina’ adalah hati yang selalu merasa cukup.

kebahagiaan hakiki dong, Cara menemukannya gimana?

Jawabannya adalah ilmu, doa dan bersungguh-sungguh. Allah Ta’ala berfirman,
وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا
“Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami” [Al-Ankabut: 69]


sumber: muslimahfiyah.com

Baper (Bawa Perasaan)

kalau mengajak bicara entar dikira suka,
menjauh, yah ga ada temen ._."
yah nanti saya sama siapa yah?? hehehe

ingat ayat ini aja, biar tenang..


الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ
“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).” [An-Nur: 26]

إِنَّ اللّهَ لاَ يُخْلِفُ الْمِيعَادَ
“Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.” [Ar-Ra’d: 31]


Senin, 09 Maret 2015

kenapa harus menulis??

mungkin sebagian orang di karunikan orang mudah untuk menghafal. dan bagi saya  sulit untuk menghafal suatu ilmu. dan inilah obatnya.

 Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
قَيِّدُوا الْعِلْمَ بِالْكِتَابِ
Ikatlah ilmu dengan dengan menulis

Imam Syafi’I rahimahullah berkata,
الْعِلْمُ صَيْدٌ وَالْكِتَابَةُ قَيْدُهُ قَيِّدْ صُيُوْدَكَ بِالْحِبَالِ الْوَاثِقَهْ
فَمِنَ الْحَمَاقَةِ أَنْ تَصِيْدَ غَزَالَةً وَتَتْرُكَهَا بَيْنَ الْخَلاَئِقِ طَالِقَهْ
Ilmu adalah buruan dan tulisan adalah ikatannya
Ikatlah buruanmu dengan tali yang kuat
Termasuk kebodohan kalau engkau memburu kijang
Setelah itu kamu tinggalkan terlepas begitu saja

Asy-sya’bi rahimahullah berkata,
إِذَا سَمِعْتَ شَيْئًا فَاكْتُبْهُ وَلَوْ فِي الْحَائِطِ
 “Apabila engkau mendengar sesuatu ilmu, maka tulislah meskipun pada dinding”


sumber:muslimafiyah.com






Minggu, 01 November 2015

Hari 1 - Habits

Diposting oleh Devi Suhaila di 06.51 0 komentar Link ke posting ini
Bismillah

Kebiasaan " Habits"

Kebiasaan awalnya terasa berat
awalnya terasa sangat sangat memaksa

sungguh, niat yang baik karena ALLah
pasti ada jalan yang ALLah berikan untuk mahlukNya

Butuh waktu 30 hari berdasarkan untuk ngebentuk kebiasaan
seperti kita saat bulan Ramadhan

Jadi, yang dibutuhkan adalah kecerdasan (Allah telah berikan), semangat (tidak pernah mengeluh), sungguh-sungguh (tidak menyerah sebelum mendapatkan), harta, dan waktu yang lama.

Bukan tidak ada waktu luang, namun yang ada "tidak mungkin dilakukan".
karena waktu 1 jam tetap 1 jam.

Bersyukurlah kamu yang mempunyai amanah, yang kekurangan waktu untuk tidur waktu dan waktu untuk istirahat. Ternyata itu menjauhkan diri dari futur. 

Paksa diri untuk membuat kebaikan
Paksa diri untuk menjadi orang yang beruntung
Paksa diri untuk banyak mengingat mati
Paksa diri untuk ikhlas karena ALLah


Alhamdullilah

Bisikan Hati Nurani

Diposting oleh Devi Suhaila di 06.20 0 komentar Link ke posting ini
Assalamu'alaikum, bismillah....

Setiap manusia terlahir di dunia ini dengan fitrah sebagai seseorang yang sukses. Tugas yang diamanahkan Allah kepada manusia, sebelum manusia diciptakan, yakni menjadi khalifah di bumi, menuntut setiap manusia untuk menjadi seorang yang sukses sehingga berguna bagi kehidupan di dunia. Sebenarnya bukan “menuntut” ding, tapi lebih tepatnya secara “default” manusia sudah disetting untuk sukses. Soalnya Allah sudah yakin dengan diciptakannya manusia sebagai khalifah, kelak manusia akan menjadi makhluk-makhluk sukses yang memberi banyak perubahan positif. Tidak mungkinlah Allah SWT memberi amanah sebesar “khalifah” kepada makhluk yang tidak berpotensi sukses.

Seiring berjalannya waktu, kesuksesan antara manusia satu dengan lain mengalami kesenjangan cukup serius. Bahkan ada manusia yang mungkin bisa dibilang hidupnya kurang sukses. Nah bagaimana hal tersebut bisa terjadi? Rupa-rupanya, ada dalang di balik itu semua, yakni para setan yang selalu membisik-bisiki manusia dengan statement pengacau pikiran yang menyebabkan kesuksesan manusia itu sulit dicapai. Kita semua tahu lah, bagaimana gigihnya setan dalam menggoda manusia lewat bisikannya. Bahkan, manusia berkelas nabi seperti Nabi Adam pun berhasil diperdaya setan. Padahal, nabi Adam telah memperoleh kenikmatan apa saja di surga. Apa saja yang diinginkan telah disediakan. Hanya satu larangan saja untuk tidak memakan buah pohon Quldi. Namun itu pun gagal dipatuhi karena bisikan setan.

Walaupun ada pula nabi rupawan yang tak kalah gigihnya dalam membentengi iman dari bisikan-bisikan setan, padahal beliau sedang digoda oleh seorang wanita bangsawan yang cantik untuk berzina, dengan ancaman akan dipenjarakan bila tidak mau melakukan, namun beliau berkata “aku takut kepada Allah”. Beliau adalah Nabi Yusuf. Bahkan di dalam penjara pun Nabi Yusuf berkata, “ya Allah, jika memang kehidupan penjara lebih berarti bagiku, maka aku lebih memilih hidup di penjara tapi dekat dengan-Mu, daripada aku harus hidup bersama manusia-manusia pendusta.” Subhanallah..

Banyak sekali cerita sepak terjang setan dalam menggoda manusia lewat bisikan-bisikannya. Kita semua hanya manusia biasa yang tidak bisa melihat setan, serta tidak bisa mendengar suaranya. Yang bisa kita rasakan adalah bisikan-bisikannya.

Yang sering membuat kita rancu adalah, sebagai manusia kita pun memiliki sebuah tools yang dapat menjadi navigator kehidupan kita. Ketika kita melakukan suatu perbuatan, ketika ingin berbuat sesuatu, tools tersebut dapat berbicara dan mengatakan kepada kita apakah kita sebaiknya melakukan atau tidak melakukan hal tersebut. Tools itu bernama hati nurani, artinya sebuah hati yang senantiasa dinaungi oleh cahaya Illahi, sehingga apa yang dikatakan oleh hati nurani niscaya selalu tepat. Antara hati nurani maupun bisikan setan, keduanya sama-sama merupakan hal yang gaib dan abstrak. Manusia tidak bisa melihatnya. Sehingga mungkin di antara kita pernah mengalami sebuah keadaan membingungkan dimana kita tidak bisa mengidentifikasi apakah suara yang membisiki kita adalah bisikan dari setan atau bisikan hati nurani. Hal inilah yang kali ini ingin kita kaji bersama. Kita tidak sedang belajar untuk meramal, tetapi kita belajar untuk berpikir. Sebab manusia dikaruniai sebuah akal pikiran. Insya Allah kita bisa gunakan akal kita untuk me-logis-kan hal-hal yang abstrak tersebut sehingga menjadi lebih konkret dan mudah diaplikasikan. Caranya dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut.

Identifikasi dulu niatnya. Apa saja yang akan kita perbuat di dunia ini pasti dilandasi dengan niat, meskipun kita sendiri terkadang tidak menyadari bahwa diri kita sedang berniat. Misalnya, setelah kita lama berjalan kesana kemari akhirnya kita duduk. Kita melakukan duduk itu dengan spontan pastinya. Padahal, duduk tersebut sebenarnya mempunyai niat tujuan, yaitu supaya kita tidak lelah setelah berjalan kesana kemari, namun  kita biasanya tidak sampai lah sebelum duduk kok bilang dulu ‘aku niat duduk supaya tidak capek karena Allah’. Intinya, segala sesuatu pasti ada niatnya.

Niat itu ada dua : niat positif dan negatif , sudah tau lah pasti. Menilai positif dan negatif itu sifatnya general / umum. Kita tidak bisa menilai niat plus atau minus dengan kacamata kita secara personal, tetapi harus melihat dari sudut pandang yang luas. Misalnya, dalam sebuah keluarga yang ekonominya memprihatinkan, seorang ayah kebingungan memberi nafkah keluarganya. Untuk itu, dia berniat menodong seorang pengendara motor di tengah malam dan menyita motornya untuk dijual kemudian uangnya untuk memberi nafkah. Secara personal, si ayah tadi mungkin mengatakan bahwa niatnya baik, dia ingin memberi nafkah keluarga sebagaimana diamanahkan dalam agama. Tapi secara general, menodong adalah sebuah perbuatan negatif. Sehingga tindakan yang dilakukan si ayah tadi adalah hal yang tercela, sebab niatnya (yang diukur secara general) merupakan niat negatif.

Setelah kita benar-benar bisa mengerti apakah niat kita positif atau negatif, kita bisa terapkan rumus berikut :
1.  
   1. Jika bisikan itu membuat kita mundur untuk melakukan niat positif, itu bisikan setan.
2. 2. Jika bisikan itu membuat kita maju untuk melakukan niat positif, itu bisikan hati nurani.
3  3. Jika bisikan itu membuat kita mundur untuk melakukan niat negatif, itu bisikan hati nurani.
4. 4. Jika bisikan itu membuat kita maju untuk melakukan niat negatif, itu bisikan setan.

Ketika kita ingin mengambil air wudhu untuk sholat, namun ada bisikan untuk menunda, apapun itu alasannya itu adalah bisikan setan. Sebab sholat, secara general, adalah hal positif. Mundur atau menunda untuk melakukan hal positif berarti bisikan setan

ketika kita ingat belum mengerjakan tugas untuk besok sehingga kita segera mengerjakan tugas tersebut. Bagaimanapun bisikan itu ialah bisikan hati nurani, sebab membuat kita maju untuk mengerjakan hal yang positif.

Ketika sedang mengerjakan tugas itu, kok rasanya agak males soalnya masih banyak pikiran lain. Ada bisikan untuk tidur dulu deh, tapi ada bisikan untuk tetap ngerjain tugas dulu baru tidur. Maka bisikan yang pertama tadi adalah bisikan setan, sebab membuat kita maju untuk tidur bermalas-malasan (hal negatif). Sedangkan bisikan yang kedua ialah bisikan hati nurani sebab membuat kita mundur untuk melakukan malas-malasan (hal negatif).

BN
Jika kita dapat benar-benar mematuhi bisikan hati nurani atau bisikan malaikat atau apapun itu namanya, dan kita pun selalu acuh terhadap bisikan-bisikan setan, insya Allah kita akan menjadi manusia-manusia yang sukses. Sebab hati nurani kita sudah disetting secara default oleh Allah SWT sebagai navigator kehidupan kita untuk mencapai kesuksesan. Sedangkan setan, selalu tak kalah dalam membisiki manusia supaya gagal. Mereka sangat membenci manusia yang sukses. Ingat janji setan ialah untuk menyesatkan manusia agar terjerumus ke jalan yang nista melalui bisikan-bisikannya.

http://dinarmagzz.blogspot.com/

Sabtu, 24 Oktober 2015

efek jangka panjang positif feeling / positif thinking

Diposting oleh Devi Suhaila di 03.41 0 komentar Link ke posting ini
Bismillah,

kita kan perempuan, pasti InshaAllah akan melahirkan generasi-generasi yang bisa merubah negeri tercinta menjadi lebih baik atas dasar iman dan taqwanya.

tapi apa hubungannya dengan positif thinking/feeling?

saat kita telah terbiasa untuk positif thinking dan positif feeling sejak dini, 
nah, namanya juga terbiasa, pasti akan biasa positif thingking.

pembicaraan dengan imas tadi, kalau ibu hamil itu pikirannya ga terkontrol, (sering ngebatin dan biasanya pengaruh ke baby nya).

nah kalau biasa positif thinking dan positif feeling, InsyaAllah akan terbiasa ngebatin yang baik-baik jadi, saat mengandung, ibu-ibu akan ngebatin yang baik-baik, yang mempengaruhi ke babynya.

"__" pengetahuan, agar semangat untuk befikir positif/ positif feeling.

Rabu, 21 Oktober 2015

belajar dari temen temen hebat dikelas :))

Diposting oleh Devi Suhaila di 22.56 0 komentar Link ke posting ini
2 orang hebat di kelas S

yang pertama dia cewe, sangat care dengan temen-temennya dan bertanggung jawab dengan tugas tugas kuliah dan tugas lainnya.
care agar temen di kelas kompak. dan semua mendapat nilai yang bagus.
dia nyarani aku "buat skala prioritas"

yang kedua dia cwo, dan dia bilang gini "aku mah gak pengaruh dia stytrap atau enggak"
"jangan suka ga enakkan" dia nyarani aku


Sabtu, 17 Oktober 2015

Hope

Diposting oleh Devi Suhaila di 20.06 0 komentar Link ke posting ini
Bismillah

masih ada harapan..

masih ada harapan buat aku menjadi lebih bernilai dihadapan Rabb ku
masih ada harapan buat ku menjadi anak yang menyejukan hati orang tua
masih ada harapan buat ku untuk bertanggung jawab dengan pilihan yang telah ku pilih
masih ada harapan buat ku untuk menyusun visi, dan strategi

masih ada harapan buat ku untuk meringankan beban kedua orang tuaku di dunia dan akhirat
masih ada harapan buat ku untuk menjadi sepupu saudara cucu yang bisa dibanggakan dikeluarga
masih ada harapan buatku untuk bisa berdakwa
dan selalu ada harapan bagiku untuk selalu merasakan hal positif

Allahu Akbar!!!

seminar keislaman 2

Diposting oleh Devi Suhaila di 19.29 0 komentar Link ke posting ini
Bismillah 


Awalnya aku mau nulis tetang seminar tadi yang mengena dihati ku
intinya hijrah itu ya backnya dilakukan semua karena Allah.
saudara saudara kita di Palestina, begitu beraninya begitu gagahnya untuk tetap mempertahankan tanah palestina. lalu apa yang dapat kita perbuat??

Dewasa, ubah pola pikir selalu positif.
Positif positif positif
hati yang bersih, pikiran pun positif, dan tindakan selalu membawa kebaikan
Syukuri, pasti berbuah kenikmatan
Tidak ada waktu luang yang ada luangkan waktu.



gak mau datar datar aja

Diposting oleh Devi Suhaila di 09.56 0 komentar Link ke posting ini


Bismillah

I want be active but I'm afraid that's wrong            
Active? why not?

But what I must to do, 
beside study study study again 

studing is my activity, asking is my activity, reading and memorizing is my activity, 
exercising is my activity. 
when I will found the happiness??

"Bingkai kehidupan "lyrics

"Hidup ini adalah perjuangan 
tiada masa tuk berpangku tangan
setiap tetes peluh dan darah
tak akan sirna ditelan masa
segores luka, dijalan Allah 
kan menjadi saksi pengorbanan"

Sabar

Diposting oleh Devi Suhaila di 03.07 0 komentar Link ke posting ini
Bismillah

Sabar,
aku orang nya sabar gak?
sebenarnya enggak sama sekali.

kamu mau jadi orang sabar Dev?
dari dulu mau. Emang sabar itu gimana?

Kamu teguh melakukan sesuatu karena Allah, dan gak bosen.
aku mudah bosen, gimana mau sabar. 

Kamu tahu Dev, kesabaran itu tidak ada berbuah pahit,asem,kecut, tapi, manis.
siapa yang menjamin??

Allah Ta'ala. Allah menyeru kita untuk berbuat baik "dan tolong-menolonglah kamu dalam kebenaran dan kesabaran"


Coba fikir ulang Dev.
gimana nanti kalau kamu meninggal,
waktu kamu lagi matuhi perintah Allah, waktu itu lagi belajar di kelas ikhlas untuk Allah, lagi husnuzon atau waktu ketika setelah menelepon mamak bapak dengan kesan bahagia, atau 
waktu setelah menolong temen temen kesulitan. 

coba bayangi sebalikknya. nyawamu dicabut saat lagi bosen beribadah, lagi ngeyel dengan perinntahnya, lagi su'uzhon, kira-kira nanti inget ga ya untuk ngucapi syahadat ketika ajal datang??



Yaa Rabb bimbingku jadi orang yang mendapat syafaat di akhirat kelak. Aamiin




Rabu, 14 Oktober 2015

Hijrah

Diposting oleh Devi Suhaila di 16.34 0 komentar Link ke posting ini
Bismillah...

Hijrah, apa sih hijrah?
berubah? 
berubah yang bagaimana hijrah itu?

apakah berubah menjadi yang baik?
baik yang seperti apa?
baik yang dikehendaki Allah.

Allah menghendaki aku seperti apa?
Ilmu Allah terlalu luas...

sekarang, jangan tanyakan,"aku harus mulai hijrah dari mana?"
"Allah belum kasih aku petunjuk"
nanti kalau Allah ngasihnya petunjuk melalui cobaan, nah loh bagaimana?
sudah nyiapin akar belum, untuk ketemu badai??

apa nunggu dapat cobaan dulu?
anyway atau jangan jangan hidup aku ini bagian dari cobaan.
bukan bukan ini anugerah yang terindah yang Allah berikan.
nikmat bisa beribadah dengan tenang, nikmat bisa mendengar suara adzan, nikmat bisa merasakan hati yang galau* maksudnya? (galau membuat kita berfikir: ada 2 pilihan jawaban untuk bertindak: menjadi kan diri lebih dekat dengan Rabb atau menjauhkan diri)

so, sekarang aku harus apa? 
lakukan sesuatu yang membuatku  dekat dengan Allah.

Berani berhijrah......


Sabtu, 12 September 2015

Berhenti untuk menggemari tidur

Diposting oleh Devi Suhaila di 11.18 0 komentar Link ke posting ini

masih ingat ketika UTS menejemen kemaren?
(ini sekedar intropeksi buat diri)


lihatlah tidur sebagaimana fungsi semestinya, kebutuhan tidur untuk bertahan hidup.
pelakukan tidur sesuai fungsi tersebut.

Depresi. ternyata depresi salah satu penyebabnya adalah kelebihan tidur.
karena, sesorang yang ketika bangun lalu menyadari bahwa dirinya telah tidur terlalu lama
maka dia sadar telah membuang waktunya yang bisa dilakukannya. misalnya utuk belajar akuntansi,latihan soal akuntansi, memahami makroekonomi atau  baca Al-Quran, baca kisah teladan Nabi, buat tulisan diblog, atau setrika pakaian. banyak kan yang bisa dilakukan ternyata. 
cara mengurangi depresi yaitu : KURANGI TIDUR

Sakit kepala, eh ini kepala sakit banyak tugas, jadi harus tidur dulu. oops ini hanya alibi.

Sakit jantung korener, Yaa Allah ini peyakit serem banget.

Diabetes, loh kok bisa.
itu karena pola tidur kita yang berantakan. jadi kalau dibiarin memicu kadar gula dalam darah. 
kok bisa memicu kadar gula?
karena? mungkin keseimbangan metabolisme sudah terganggu.

Kurangnya konsentrasi 

dampak yang diakibatkan dari kurang tidur maupun kebanyakan tidur. Hal ini terjadi karena sel-sel otak tidak diaktifkan, sehingga sulit fokus pada suatu hal.
emang kalau kurang konsentrasi kenapa?  waktu, jadi gak efisien, gak efektif dalam mengerjakan sesuatu. alhasil ketika tugas yang sama diberikan, jika, orang yang konsentasi tinggi mengerjakannya 2 jam, dan orang yang kurang konsentrasi menghabiskan waktu seharian. 











Jumat, 26 Juni 2015

masih tidur habis Subuh?

Diposting oleh Devi Suhaila di 10.18 0 komentar Link ke posting ini


http://muslimafiyah.com/anjuran-tidak-tidur-setelah-sahur-dan-subuh-syariat-dan-medis.html

Bismillahirahmaniahim

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berdoa,


اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِى فِى بُكُورِهَا
 “Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.”

Beberapa ulama menjelaskan hukumnya adalah makruh. Urwah bin Zubair berkata,
كان الزبير ينهى بنيه عن التصبح ( وهو النّوم  في الصّباح )
“Zubair bin Awwam  melarang anaknya tidur setelah subuh.”[2]

Jika berbicara tentang “berkah” terkadang tidak masuk logika dan hitungan matematika. Mungkin ada yang bilang:
“Saya sering tidur setelah subuh (bahkan kelewatan shalat subuh), tapi rezeki saya lancar”
Jawabnya: walaupun secara hitungan rezekinya banyak,  tetapi belum tentu berkah.
Sebaiknya jangan tidur setelah subuh karena waktu itu juga turunya rezeki dan berkah. Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah berkata,
وَنَوْمُ الصُّبْحَةِ يَمْنَعُ الرِّزْقَ؛ لِأَنَّ ذَلِكَ وَقْتٌ تَطْلُبُ فِيهِ الْخَلِيقَةُ أَرْزَاقَهَا، وَهُوَ وَقْتُ قِسْمَةِ الْأَرْزَاقِ، فَنَوْمُهُ حِرْمَانٌ إِلَّا لِعَارِضٍ أَوْ ضَرُورَةٍ،
“Tidur setelah subuh mencegah rezeki, karena waktu subuh adalah waktu mahluk mencari rezeki mereka dan waktu dibagikannya rezeki. Tidur setelah subuh suatu hal yang dilarang [makruh] kecuali ada penyebab atau keperluan.”

Bahaya pola tidur setelah subuh secara medis
Secara medis, pola tidur setelah subuh kurang sehat. Perlu diingat yang namanya pola hidup tidak sehat, bukan sekarang akibatnya, tetapi akumulasi dan akan terasa ketika usia mulai menua karena pola hidup yang tidak sehat.
وَهُوَ مُضِرٌّ جِدًّا بِالْبَدَنِ لِإِرْخَائِهِ الْبَدَنَ وَإِفْسَادِهِ لِلْفَضَلَاتِ الَّتِي يَنْبَغِي تَحْلِيلُهَا بِالرِّيَاضَةِ
“Tidur setalah subuh sangat berbahaya bagi badan karena melemahkan dan merusak badan karena sisa-sisa [metabolisme] yang seharusnya diurai dengan berolahraga/beraktifitas.”

Jika bergadang sebelumnya dan perlu tidur, diusahakan tidur setelah terbit matahari
Setelah begadang semalaman, tidurnya (untuk balas) tidak langsung setelah subuh, tetapi setelah terbit matahari sekitar jam 6 pagi atau jam 6.30 (waktu Indonesia).
Ibnu Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah berkata,
ومن المكروه عندهم : النوم بين صلاة الصبح وطلوع الشمس فإنه وقت غنيمة ….حتى لو ساروا طول ليلهم لم يسمحوا بالقعود عن السير ذلك الوقت حتى تطلع الشمس
“Di antara yang tidak disukai adalah tidur antara shalat pagi dan ketika matahari terbit, karena  tidur pada waktu itu kurang baik…. sampai-sampai jika seseorang berjalan (safar) sepanjang malam, mereka tidak diizinkan untuk duduk (tidur dan istirahat) sampai terbit matahari.”
Beberapa ulama yang cukup sibuk melakukan seperti ini, mereka tidur sebentar setealah terbit matahari kemudian berangkat kerja dan mengajar.

Sangat tepat apa yang diucapkan oleh Ibnu Qayyim Al-Jauziyah rahimahullahberkata,
وَنَفْسُكَ إِنْ أَشْغَلَتْهَا بِالحَقِّ وَإِلاَّ اشْتَغَلَتْكَ بِالبَاطِلِ
“Jika dirimu tidak disibukkan dengan hal-hal yang baik, pasti akan disibukkan dengan hal-hal yang batil”

Bisa juga faktor maksiat yang sering dilakukan dan belum bertaubat
Bangun shalat subuh juga kebiasaan, jika berat dan susah bangun mungkin faktor kebiasaan atau ada maksiat yang dilakukan sehingga susah melakukan ibadah shalat subuh.
Bisa sering begadang Atau dan karena ada kemaksiatan yang baru-baru dilakukan terus-menerus tanpa istigfar sehingga badan susah melakukan ketaatan, dan hati berat untuk dibawa beribadah. Sehingga yang sebelumnya kita bangun ketika adzan berkumandang, sekarang hati mulai keras dan telinga sudah tidak peka lagi dengan suara adzan, badanpun berat dibawa untuk menjawab panggilan masjid.
Dari Abu Shalih dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu, dia berkata, RasulullahShallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
إِنَّ الْمُؤْمِنَ إِذَا أَذْنَبَ ذَنْبًا نُكِتَ فِي قَلْبِهِ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ فَإِنْ تَابَ وَنَزَعَ وَاسْتَغْفَرَ صُقِلَ قَلْبُهُ وَإِنْ زَادَ زَادَتْ حَتَّى تَعْلُوَ قَلْبَهُ فَذَلِكَ الرَّانُ الَّذِي ذَكَرَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فِي الْقُرْآنِ:  كَلَّا بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
”Sesungguhnya seorang mukmin, jika melakukan satu perbuatan dosa, maka ditorehkan di hatinya satu titik hitam. Jika ia bertaubat, berhenti dan minta ampun, maka hatinya akan dibuat mengkilat (lagi). Jika semakin sering berbuat dosa, maka titik-titik itu akan bertambah sampai menutupi hatinya.  Itulah” raan” yang disebutkan Allah ta’ala,
“Sekali-kali tidak akan tetapi itulah” raan” yang disebutkan Allah dalam Al Qur’an”.

Yaa Rabb jauhkan hamba Mu ini dari penyakit hati juga hati yang keras.


http://muslimafiyah.com/anjuran-tidak-tidur-setelah-sahur-dan-subuh-syariat-dan-medis.html







Ramadhan ke 9

Diposting oleh Devi Suhaila di 09.56 0 komentar Link ke posting ini

akhlak

Bismillahirahmanirahim


ramadhan ke 9
masih sama, atau keimanan ku semakin menurun.
dosa apa yang membuatku lalai dari Mu Yaa Rabb
Yaa Rabb hamba mohon ampun kepada Mu

Andai hari ini Ramadhan terakhirku,
andai satu jam lagi ruh dan jasadku telah terpisah untuk selama lamanya
bukan satu jam, atau setengah jam lagi, atau lima belas menit lagi

amalan apa yang aku bawa? akankah amalan itu diterima?
apakah amalan itu bernilai di sisi Allah, sedangkan diri ingin amalan itu di nilai orang. Astagfirullah.

lalu ketika ruh dan jasad ini terpisah, kemana kah selanjutnynya ruh ini?
Allah yang berfirman manusia di ciptakan dari tanah.
dan aku yang berada di bumi yang nyawaku telah diambil, akan dimasukkan kembali ketanah.
sendirian, gelap, berbalut kain putih.
malaikat akan menghampiriku. aku ditanyai, aku seorang diri, ditempat yang gelap.
apa, siapa, bagaimana aku ditolong?

jawabannya amal.
Yaa Rabb hamba mohon ampun pada Mu Rabb, diri ini sering lalai, mengharap ridho manusia yang hanya menyenangkan hati, namun merusak hati, mengotori hati, yang hanya menjauhkan ku kepada Mu, dan akhirnya aku masuk ke neraka. Nauzubillah

Yaa Rabb ampuni hamba Yaa Rabb.
Yaa Rabb jadikan ramadhan hari ini lebih baik dari ramadhan kemarin, Amiin








Jumat, 13 Maret 2015

agar bersyukur.

Diposting oleh Devi Suhaila di 13.12 0 komentar Link ke posting ini
Bismilllah

Bagaimana jadinya tiba-tiba Allah mengambil suara ku, tiba tiba bisu tidak bisa bicara padahal sekarang aku sudah diberi nikmat suara untuk berbicara,tak bisa untuk mengaji?tapi apakah yang telah aku ucapkan kebanyakan mengeluh dan  berbicara sesuatu yang menyibukan di dunia.
Bagaimana kalau tiba-tiba pendengaran aku diambil Allah? aku tak bisa mendengar suara adzan lagi aku tak bisa mendengar suara mereka yang mengaji. padahal aku tahu aku belum paham dengan tajuwid!dengan cara apa lagi aku belajar tajuwid kalau aku tidak menggunakan telinga.
Bagaimana kalau tiba-tiba Allah mengambil kedua mataku sehingga aku tak bisa melihat sama sekali. aku belum pernah menggunakan brille! tak bisa baca. bagaimana caranya aku menulis, jika mataku tidak bisa melihat?

وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا إِنَّ الْإِنْسَانَ لَظَلُومٌ كَفَّارٌDan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).” (QS. Ibrahim: 34) 

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk neraka jahanambanyak dari jin dan manusia yang mempunyai hati(tetapi) tidak mahu memahami dengannya (ayat-ayat Allah),dan yang mempunyai mata (tetapi) tidak mahu melihatdengannya (bukti keesaan Allah) dan yang mempunyai telinga (tetapi)tidak mahu mendengar dengannya (ajaran dan nasihat).[al-A’raaf 7:179] Yaa Allah berihamba petunjuk, apa yang harus hamba perbuat. 

senyum, apa artinya?

Diposting oleh Devi Suhaila di 00.17 0 komentar Link ke posting ini

ngapain senyum? kan ada tuh lagu, `dunia ini pagung sandiwara` apakah arti senyuman itu?


Allah Ta’ala berfirman,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيراً مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ
Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka (kecurigaan), karena sebagian dari prasangka itu dosa. (QS al-Hujuraat: 12)

senyum itu menandakan kalau kita itu ceria dan optimis. 

aku pernah tuh tetap aja biasa aja,walaupun dia senyum. karena gak dekat.

hadist Riwayat Muslim

لَا تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا، وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ
 “Janganlah engkau remehkan suatu kebajikan sedikitpun, walaupun engkau bertemu dengan saudaramu dengan wajah yang ceria/bermanis muka

aku mau senyum terlebih dahulu,  tapi nanti gak dibalas, kan sakit?

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إنَّكُمْ لَا تَسَعُونَ النَّاسَ بِأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ لِيَسَعْهُمْ مِنْكُمْ بَسْطُ الْوَجْهِ وَحُسْنُ الْخُلُقِ
Sesungguhnya kalian tidak bisa menarik hati manusia dengan harta kalian. Akan tetapi kalian bisa menarik hati mereka dengan wajah berseri dan akhlakyang mulia

apa hubungannya dengan akhirat?
.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
تَبَسُّمُكَ فِى وَجْهِ أَخِيكَ لَكَ صَدَقَةٌ
Senyummu di hadapan saudaramu (sesama muslim) adalah (bernilai) sedekahbagimu
karena, wajah ceria juga menunjukkan optimis dan bisa membuat orang lain juga ikut optimis.

Ya Rabb perbaiki akhlakku, bantu aku berwajah ceria, berseri-seri dan murah ternsenyum ketika bersama manusia. Ya Allah sungguh aku berlindung hanya kepada Mu.


Kamis, 12 Maret 2015

Tips usm stan

Diposting oleh Devi Suhaila di 17.31 0 komentar Link ke posting ini
Bismillah

dalam rangka menepati janji, dan semoga pengalaman ini bermanfaat, whehe

awalkan degan niat yag baik.
"ssungguhnya seluruh amal itu tergantung kepada niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan sesuai niatnya"
yah, semoga dengan niat yang baik selain bernilai ibadah juga pasti Alllah Ta'ala memudahkan usaha kita. InshaAllah.

Berdoa
berdoa agar diberi kesempatan untuk melanjutkan pendidikan yang lebih baik, ditempat yang baik. 
"mintalah kepadaKu, niscaya akan Aku kabulkan." (QS.Al-Mu'min : 60)

Belajar
dengan latihan soal tahuntahun sebelumnya dan seringalah mengikuti tryout,supaya terlatih mengerjakan soal dengan cepat & tepat.
kan biasanya usm stan akhir tuh, persiapan lah diri seawal mungkin.
temen saya, saya anggap sahabat. namanya Latifa, dia pengen kuliah di stan sejak awal pakai putih abuabu( benerkan tif?) yah perjuangan patut ditiru sama kita-kita. 
temen se kelas di stan.walaupun dia jurusan ipa di sekolah, dia juga belajar ekonomi. 
yah belajar itu lah termasuk usaha kita.
 “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” (Ar-Ra'd ayat 11.)


saat tes wawancara
ingat ini 
Dari Abdullah bin Mas'ud radiyallahu anhu, ia berkata: " Rasullah shaullalahu alaihim wasallam bersabda: "Wajib atas kalian berprilaku jujur,kerena sesungguhnya jujur itu menunjukkan kepada kalian kebaikan, dan kebaikan itu menunjukan kepada Syurga.Seseorang yang senantiasa jujur sehingga ia ditulis di sisi Allah sebagai orang yang jujur. dan jauhilah oleh kalian sifat dusta, karena sesungguhya dusta itu menunjukan kepada kalian keburukan, dan keburukan itu menunjukan kepada Neraka.seseorang yang senantiasa berdusta sehingga ia ditulis di sisi Allah sebagai seorang pendusta."(SHOHIH. Diriwayatkan oleh imam Muslim no. 6586).
sebelumnya sudah sering latihan wawancara & gimana adab saat diwawancara

Saat tes fisik
Biasakan diri untuk rutin latihan lari dan minum madu.

Tawakal











Takut bangun malam hari..

Diposting oleh Devi Suhaila di 10.59 0 komentar Link ke posting ini




Waduh masih tengah malem, takut. tidur lagi dehh..

ingat Allah Ta'ala; berfirman:




وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ وَحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَرَزَقْنَاهُم مِّنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَى كَثِيرٍ مِّمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيلاً
“Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan , Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.” (Al-Israa’ : 70)


Setan dan jin asalnya takut kepada manusia.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Umar bin Al Khaththab,
إِنِّي نَألَظُرُ إِلَى شَيَاطِينِ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ قَدْ فَرُّوا مِنْ عُمَرَ. قَالَتْ: فَرَجَعْتُ
‘Sungguh, aku benar-benar melihat setan dari kalangan jin dan manusia lari dari ‘Umar

والـذي نفسي بيده ما لقيك الشيطان سالكا فجّا إلا سلك فجا غير فجك
“Demi yang jiwaku di tangan-Nya, tidaklah setan menjumpaimu ketika menempuh satu jalan, kecuali pasti mengambil jalan lain yang tidak engkau lalui.”

semoga kita termasuk orang yang diberi pentunjuk oleh Allah Ta'ala dimana setiap saat kita menigkatkan keimanan* kita. 

 *iman yang teguh dan pasti, yang tidak ada keraguan sedikit pun bagi orang yang meyakininya

Selasa, 10 Maret 2015

menguatkan ingatan dengan berdzikir

Diposting oleh Devi Suhaila di 22.23 0 komentar Link ke posting ini
sumber: https://bangaziem.wordpress.com/2010/11/22/doa-dan-zikir-penguat-ingatan/
http://belajar-barengan.blogspot.com/2013/01/umum-hubungan-dzikir-dan-long-term.html

Doa dan Zikir Penguat Ingatan

‘Belakangan ini, kok saya sering lupa ya?’. Itulah ungkapan yang sering kita dengar, atau bisa jadi juga kita alami sendiri. Ingatan yang buruk memang menjadi satu keluhan yang banyak menimpa orang. Hal itu terjadi bisa karena faktor usia, nutrisi, atau kesehatan otak. Ingatan yang baik adalah salah satu nikmat Allah swt. Siapapun orangnya, lebih-lebih para pencari ilmu, ingatan yang baik akan banyak membantunya dalam mendapatkan ilmu.

Sayyid Zain bin Ibrahim bin Sumaith dalam kitab Manhaj as-Sawi (cetakan Dar al-Fath, Oman, 2008), menuliskan beberapa doa dan zikir yang di-ijazah-kan oleh para ulama, masyayikh, dan orang-orang shalih, yang dapat diamalkan agar mudah mengingat ilmu.
Untuk memenuhi permintaan para sahabat, saya akan sharing sebagian yang ditulis dalam kitab itu, dengan sedikit perubahan redaksi.
Pertama:
Imam as-Suyuthi dalam al-Itqan, menyebutkan bahwa Mughirah bin Subai‘, salah satu sahabat Ibnu Mas‘ud radhiyallahu anhu pernah berkata, ‘Barangsiapa yang membaca 10 ayat dari surat al-Baqarah pada malam hari, maka ia tidak akan lupa dengan hapalan al-Quran, yaitu: 4 ayat permulaannya, Ayat Kursi, 2 ayat sesudah Ayat Kursi, dan 3 ayat terakhir’.
Imam as-Suyuthi menyebutkan atsar ini berdasarkan riwayat Imam ad-Darimi dalam Sunan-nya.
Kedua:
Imam az-Zabidi, seorang ahli hadits yang meringkas kitab Shahih Bukhari, dalam kitab al-Fawa’id, menyebutkan bahwa seorang mufassir yang bernama al-Kalbi pernah berkata kepadanya, ‘Aku punya anak yang sehabis membaca al-Quran, ia lupa lagi dengan bacaannya’. Lalu Imam az-Zabidi berkata, ‘Tuliskan ayat-ayat berikut ini, masukkan ke dalam wadah yang berisi air zamzam, lalu minumkan kepada anakmu, insya Allah anakmu akan mudah menghapal al-Quran. Ayat-ayat itu adalah surat ar-Rahman ayat 1-5, surat al-Qiyamah ayat 16-19, surat al-Buruj ayat 21-22’.
Ketiga:
Sayyid Ali bin Hasan al-Aththas pernah berkata, ‘Jika engkau akan tidur, bacalah surat al-Baqarah ayat 164. Sesungguhnya ayat ini banyak manfaatnya. Salah satunya adalah dapat membantumu untuk menghapal al-Quran, sehingga engkau tidak lupa dengan hapalan yang kau baca. Oleh karena itu, biasakanlah membaca ayat itu ketika engkau akan tidur, baik di waktu tidur malam atau siang’.
Keempat:
Mengulang-ulang membaca surat al-A‘la ayat 1-7, sebagaimana yang dikatakan Sayyid Ali bin Muhammad al-Habsyi.
Kelima:
Setiap hari membaca doa yang diajarkan Rasulullah sebanyak 3 kali, yaitu:
اَللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ نَفْسًا بِكَ مُطْمَئِنَّةً، تُؤْمِنُ بِلِقَائِكَ، وَتَرْضَى بِقَضَائِكَ، وَتَقْنَعُ بِعَطَائِكَ.
Ya Allah, aku meminta kepada-Mu jiwa yang yang merasa tenang kepada-Mu, yang yakin akan bertemu dengan-Mu, yang ridha dengan ketetapan-Mu, dan yang merasa-cukup dengan pemberian-Mu. (Hadits, riwayat at-Thabrani)
Keenam:
Kata Sayyid Hasan bin Shalih al-Bahr, ‘Untuk memudahkan memahami ilmu, mengamalkannya, dan tidak lupa, maka hendaklah mengulang-ulang doa ini,
اَللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ فَهْمَ النَّبِيِّيْنَ، وَحِفْظَ الْمُرْسَلِيْنَ، وَإِلْهَامَ الْمَلاَئِكَةِ الْمُقَرَّبِيْنَ، اَللَّهُمَّ اغْنِنِى بِالْعِلْمِ، وَزَيِّنِّى بِالْحِلْمِ، وَأَكْرِمْنِى بِالتَّقْوَى، وَجَمِّلْنِى بِالْعَافِيَةِ، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمْيِنَ.
Ya Allah, sungguh aku meminta kepada-Mu pemahaman para Nabi, ingatan para Rasul, dan ilham para malaikat yang mempunyai kedudukan istimewa. Ya Allah, cukupkan aku dengan ilmu. Hiasi diriku dengan hilmu (kesantunan dan kelembutan). Muliakan aku dengan takwa. Baguskan diriku dengan afiat(kesehatan). Duhai, yang Maha Pengasih di antara yang mengasihi.

ukuran kebahagiaan

Diposting oleh Devi Suhaila di 21.19 0 komentar Link ke posting ini
apa sih maksud bahagia?

apa kita merasa bahagian kalau orang sudah menganggap kita bahagia?

 Allah Subahanahu Wa Ta'ala telah mengingatkan
وَإِن تُطِعْ أَكْثَرَ مَن فِي الأَرْضِ يُضِلُّوكَ عَن سَبِيلِ اللّهِ
“Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah.” [Al-An’am: 116]

jadi yang dikatakan bahagia bagaimana? 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ ، وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ
Yang namanya kaya (ghina’) bukanlah dengan banyaknya harta (atau banyaknya kemewahan dunia). Namun yang namanya ghina’ adalah hati yang selalu merasa cukup.

kebahagiaan hakiki dong, Cara menemukannya gimana?

Jawabannya adalah ilmu, doa dan bersungguh-sungguh. Allah Ta’ala berfirman,
وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا
“Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami” [Al-Ankabut: 69]


sumber: muslimahfiyah.com

Baper (Bawa Perasaan)

Diposting oleh Devi Suhaila di 21.07 0 komentar Link ke posting ini
kalau mengajak bicara entar dikira suka,
menjauh, yah ga ada temen ._."
yah nanti saya sama siapa yah?? hehehe

ingat ayat ini aja, biar tenang..


الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ
“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).” [An-Nur: 26]

إِنَّ اللّهَ لاَ يُخْلِفُ الْمِيعَادَ
“Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.” [Ar-Ra’d: 31]


Senin, 09 Maret 2015

kenapa harus menulis??

Diposting oleh Devi Suhaila di 21.25 0 komentar Link ke posting ini
mungkin sebagian orang di karunikan orang mudah untuk menghafal. dan bagi saya  sulit untuk menghafal suatu ilmu. dan inilah obatnya.

 Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
قَيِّدُوا الْعِلْمَ بِالْكِتَابِ
Ikatlah ilmu dengan dengan menulis

Imam Syafi’I rahimahullah berkata,
الْعِلْمُ صَيْدٌ وَالْكِتَابَةُ قَيْدُهُ قَيِّدْ صُيُوْدَكَ بِالْحِبَالِ الْوَاثِقَهْ
فَمِنَ الْحَمَاقَةِ أَنْ تَصِيْدَ غَزَالَةً وَتَتْرُكَهَا بَيْنَ الْخَلاَئِقِ طَالِقَهْ
Ilmu adalah buruan dan tulisan adalah ikatannya
Ikatlah buruanmu dengan tali yang kuat
Termasuk kebodohan kalau engkau memburu kijang
Setelah itu kamu tinggalkan terlepas begitu saja

Asy-sya’bi rahimahullah berkata,
إِذَا سَمِعْتَ شَيْئًا فَاكْتُبْهُ وَلَوْ فِي الْحَائِطِ
 “Apabila engkau mendengar sesuatu ilmu, maka tulislah meskipun pada dinding”


sumber:muslimafiyah.com