Jumat, 21 Oktober 2016

Merasa Bersalah

Bismillahirahmanirahim..

Kali ini aku mau ngetik tentang merasa bersalah.

Sejujurnya aku pengen kali bisa pinter, nangkepnya cepat, fokus, punya banyak kawan, semua orang baik sama ku, ibadah ku baik, bisa ngafal Al-Quran, ikut kejuaran-kejuaran, bisa ngomong yang lancar didepan banyak orang, aktif, dan disiplin.

Semua orang punya jalannya masing-masing Dev.

Kalau kamu terus menerus memikirkan, mengiginkan kelebihan orang lain, kapan kamu menikmati proses yang sedang kamu jalani. Berani aja menjalani proses dengan memakai kemampuan yang Allah beri. Toh semua pemberian Allah mereka yang pinter, pinter banget banget banget..

Saat kamu merasa salah dalam melakukan sesuatu, katakan pada diri,
HIDUP UNTUK BELAJAR, TIDAK ADA BENAR DAN SALAH.

Kalau kamu takut dev dalam memulai, dan memperjuangkan sesuatu, katakan pada diri
ALLAH TAHU AKU NGELAKUI BUAT SIAPA, DAN ALLAH PASTI MENOLONG.

kalau kamu dev merasa bosan dengan apa yang kamu perjuangi , katakan pada diri
 KALAU BUKAN AKU, SIAPA LAGI??

Saat kamu udah menetapkan target jangka pendek, itu merupakan tahap untuk target jangka panjangmu. Kamu akan menyibukkan diri untuk mencapai target itu, perasaan memikirkan kelebihan orang lain, memikirkan perasaan” yang lain2 akan terabaikan….

Ada pepatah mengatakan, hasil tak menghianati proses. Tapi, kalau aku berusaha, hasilnya kadang melesat. Allah punya hikmah dibaliknya.

Target ku minggu ini,
- tuntas baca semua materi
- tuntas latihan soal pajak
- tuntas latihan soal AKL
- tuntas baca buku yang aku pinjem dari fida…
- memberikan usaha terbaik untuk UTS ganjil di sem 5 :)

Selamat mengejar target...

wassalam

Minggu, 09 Oktober 2016

Masalah itu Spesial

Image result for semangat apa yang bermanfaatSetiap orang itu spesial, unik, tidak ada yang sama, dan tidak ada yang sempurna.

 Kadang sesuatu masalah itu, membuat tidak fokus, bagi kita itu menyebalkan,seperti kita diberikan air putih minta teh manis, apa yang dirasakan? Air putih tak terasa nikmat, tak merasakan, artinya tidak fokus. Diberi air putih untuk dinikmati, dianggap sebagai masalah, namun tetap diminum, sayang tak merasakan kesegaran air putih itu. Coba ikhlaskan kalau hari ini tak bisa minum teh manis. Air putih lebih sehat untuk ku, dan lebih cocok untuk keadaanku yang sekarang, nikmat nya air putih itu bukan?Aku merasakan sendiri saat belajar. Yaa aku sekolah di sini, dimana, tementemen ku berfikir rasional dan fokus. Dan it’s me.. ya ini aku. Kalian tahu kan aku seperti apa. Aku berusaha buat fokus, dan ini termasuk usahaku, menuliskan segala sesuatu.


Seharusnya aku harus menghipnotis diriku, menggambarkan diriku sedang belajar dengan tenang, khusuyuk, dengan penuh lasa syukur, karena bisa sekolah disini, sekolah gratis, dosen-dosen yang pinter bangetttttt. Ketemu temen2 yang bukan cuma pinter tapi fokus, dan buku-buku yang bisa di fotokopi lebih murah. Tempat belajar yang nyaman, kos yang nyaman dan murah. Banyak temen yang nanti bisa diajak diskusi belajar.


Gak masalah seberapa pinter mereka, aku tetap berusaha tenang, dan ini membuatku untuk berfikir maju, dan tetap menjadi diriku.


Devi yang ramah, bisa tenang, devi yang selalu bersyukur, devi yang suka denger curhatan orang lain,“devi harus tenang,tenang, tenang, selalu bersyukur dan berfikir positif”


Semoga tulisan ini bisa menenangkan orang-orang yang seperti ku atau ada orang lain yang sedang memikirkan masalahnya. Karena sesungguhnya masalah bukan ditakuti, tapi disyukuri. Karena itu bukan penghalang menuju yang kita mau, tapi yang membuat kita berkembang.

Jumat, 21 Oktober 2016

Merasa Bersalah

Diposting oleh Devi Suhaila di 13.25 0 komentar Link ke posting ini
Bismillahirahmanirahim..

Kali ini aku mau ngetik tentang merasa bersalah.

Sejujurnya aku pengen kali bisa pinter, nangkepnya cepat, fokus, punya banyak kawan, semua orang baik sama ku, ibadah ku baik, bisa ngafal Al-Quran, ikut kejuaran-kejuaran, bisa ngomong yang lancar didepan banyak orang, aktif, dan disiplin.

Semua orang punya jalannya masing-masing Dev.

Kalau kamu terus menerus memikirkan, mengiginkan kelebihan orang lain, kapan kamu menikmati proses yang sedang kamu jalani. Berani aja menjalani proses dengan memakai kemampuan yang Allah beri. Toh semua pemberian Allah mereka yang pinter, pinter banget banget banget..

Saat kamu merasa salah dalam melakukan sesuatu, katakan pada diri,
HIDUP UNTUK BELAJAR, TIDAK ADA BENAR DAN SALAH.

Kalau kamu takut dev dalam memulai, dan memperjuangkan sesuatu, katakan pada diri
ALLAH TAHU AKU NGELAKUI BUAT SIAPA, DAN ALLAH PASTI MENOLONG.

kalau kamu dev merasa bosan dengan apa yang kamu perjuangi , katakan pada diri
 KALAU BUKAN AKU, SIAPA LAGI??

Saat kamu udah menetapkan target jangka pendek, itu merupakan tahap untuk target jangka panjangmu. Kamu akan menyibukkan diri untuk mencapai target itu, perasaan memikirkan kelebihan orang lain, memikirkan perasaan” yang lain2 akan terabaikan….

Ada pepatah mengatakan, hasil tak menghianati proses. Tapi, kalau aku berusaha, hasilnya kadang melesat. Allah punya hikmah dibaliknya.

Target ku minggu ini,
- tuntas baca semua materi
- tuntas latihan soal pajak
- tuntas latihan soal AKL
- tuntas baca buku yang aku pinjem dari fida…
- memberikan usaha terbaik untuk UTS ganjil di sem 5 :)

Selamat mengejar target...

wassalam

Minggu, 09 Oktober 2016

Masalah itu Spesial

Diposting oleh Devi Suhaila di 03.55 0 komentar Link ke posting ini

Image result for semangat apa yang bermanfaatSetiap orang itu spesial, unik, tidak ada yang sama, dan tidak ada yang sempurna.

 Kadang sesuatu masalah itu, membuat tidak fokus, bagi kita itu menyebalkan,seperti kita diberikan air putih minta teh manis, apa yang dirasakan? Air putih tak terasa nikmat, tak merasakan, artinya tidak fokus. Diberi air putih untuk dinikmati, dianggap sebagai masalah, namun tetap diminum, sayang tak merasakan kesegaran air putih itu. Coba ikhlaskan kalau hari ini tak bisa minum teh manis. Air putih lebih sehat untuk ku, dan lebih cocok untuk keadaanku yang sekarang, nikmat nya air putih itu bukan?Aku merasakan sendiri saat belajar. Yaa aku sekolah di sini, dimana, tementemen ku berfikir rasional dan fokus. Dan it’s me.. ya ini aku. Kalian tahu kan aku seperti apa. Aku berusaha buat fokus, dan ini termasuk usahaku, menuliskan segala sesuatu.


Seharusnya aku harus menghipnotis diriku, menggambarkan diriku sedang belajar dengan tenang, khusuyuk, dengan penuh lasa syukur, karena bisa sekolah disini, sekolah gratis, dosen-dosen yang pinter bangetttttt. Ketemu temen2 yang bukan cuma pinter tapi fokus, dan buku-buku yang bisa di fotokopi lebih murah. Tempat belajar yang nyaman, kos yang nyaman dan murah. Banyak temen yang nanti bisa diajak diskusi belajar.


Gak masalah seberapa pinter mereka, aku tetap berusaha tenang, dan ini membuatku untuk berfikir maju, dan tetap menjadi diriku.


Devi yang ramah, bisa tenang, devi yang selalu bersyukur, devi yang suka denger curhatan orang lain,“devi harus tenang,tenang, tenang, selalu bersyukur dan berfikir positif”


Semoga tulisan ini bisa menenangkan orang-orang yang seperti ku atau ada orang lain yang sedang memikirkan masalahnya. Karena sesungguhnya masalah bukan ditakuti, tapi disyukuri. Karena itu bukan penghalang menuju yang kita mau, tapi yang membuat kita berkembang.