Sabtu, 26 November 2016

ikhlaskah?

Astaghfirullah..

Bismillahirahmanirahim.

Tanyakkan ke diri ini setiap detik,
Sudahkah ikhlas?
Sudahkan hanya demi Allah?

Kita yang yang butuh Allah

Bahagia :)

Astaghfirullah

Bismillahirahmanirahim.

Hal yang membahagiakan,

Lulus, pasti bahagia?
Punya banyak teman, pasti bahagia?
Punya banyak uang, pasti bahagia?

Bahagia ,saat memahami apa yang dibaca,
Bahagia , saat mengerti apa yang sedang dipaparkan oranglain,
Bahagia, saat bisa berbagi dengan apa yang telah dipahami,
Dan membuat yang lain paham. (saya pengen berubah "9 )

Yaa Rabb betapa bahagianya…

Wah, niat nya sudah baik itu, ketika telah paham, ingin memahamkan yang lain.
Namun Imam Al-Gazali telah berpesan. “Janganlah engkau mengira bahwa
engkau akan mampu menjaga niat baik dalam menuntut ilmu selama dihatimu ada dengki, riya’ dan ujub”

Yang membuat bahagia adalah rasa syukur, dan ilmu yang dipahami.

Dan ingat belajar bukan untuk cari nilai tapi, membesarkan jiwa, yaitu sabar :)

Yang penting fokus.




Jumat, 25 November 2016

Merantau :)


Astaghfirullah.
Bismillahirahmanirahim..

Yaa Rabb,Kangen sama Mamak,Bapak
Pengen lihat langsung wajah Mamak,Bapak
Senyum mamak, senyum Bapak

Orangtua jauh, sampai wisuda baru bisa ketemu *insyaAllah
Yaitu bulan September 2017, 11 bulan lagi.
Enak banget yang bisa pulang, bisa ketemu Mamak, Bapak. Birulwalidayin.

Ridho orangtua, ridho Allah.
Bapak dulu udah ngijinin kuliah di Jawa, mamak juga.
Artinya, Allah udah ridho kamu disini.

Jangan khawatir,Ingat kisah Imam Syafi’i yang ingin merantau demi ilmu, dia izin ke Ibu nya. Padahal Imam Syafi’i sayang sekali sama Ibu nya. Tapi karena ilmu, kalau tetap berada di kampung nya, ilmu yang didapat tidak sebanyak jika dia merantau. Akhirnya Ibunya mengizinkan Imam Syafi’i merantau untuk mencari ilmu.

Devi ingat, apa yang membuat Devi Suhaila ingin kuliah di Jawa, karena Mas Saipul pernah pesen “kalau mau pinter, kuliah di Jawa.” Sama kasusnya kayak Imam Syafi’i kan.

Singkat cerita diatas, akhirnya Imam Syafi’i yang telah menjadi ulama besar, ingin pulang mengunjungi Ibunya dengan membawa unta dan harta, berharap agar Ibunya senang. Namun sebaliknya Ibunya berkata “aku tidak menyuruhnya berkelana mencari dunia”. Dan akhirnya Imam Syafi’i menyedekahkan semua unta dan hartanya dan hanya tersisa kitab dan ilmu.
((Kalau pun nanti punya banyak harta, itu hanya bonus))

Jadi, selain lebih cerdas, lebih berilmu, merantau seharusnya Devi menjadi lebih baik dalam berfikir, bertindak. Dan semakin takut dengan Allah.
Tetap semangat belajar ^^
 
Pergilah (merantaulah) dengan penuh keyakinan, niscaya akan engkau temui lima kegunaan, yaitu Ilmu Pengetahuan, Adab, pendapatan, menghilangkan kesedihan, mengagungkan jiwa, dan persahabatan.
~Imam Syafi’i~

Senin, 21 November 2016

Bersemangatlah :)

Astaghfirullah
Bismillahirahmanirahim

Bersemangatlah. ^^
Aku tahu walaupun kamu belum pernah ngelakui, atau kamu pernah ngelakui tapi selalu fail /hasil ga memuaskan. Tetap semangat.
Aku tahu kalau kamu pengalaman kurang kan, seperti tidak berarti dirimu jika dibandingkan dengan temen-temen hebat yang kau temui. Ssttt..  
Ada mereka yang selalu mendoakan mu, pagi, siang, sore, malam. Setiap sholat nama kamu selalu disebut. Bahkan hati mereka lebih bahagia saat kamu bahagia, dan mereka akan lebih sedih, jika kamu bersedih.

Bersemangatlah.^^ 
Aku tahu kelemahanmu, tidur terlalu cepat, berbeda dari mahasiswa kebanyakan yang tidurnya larut. 
Kalau kamu mau, kamu bisa lakuin. tapi kamu harus pilih-pilih kapan waktu nya tidur larut, kapan waktunya tidur cepat. kalau waktu libur tidur larut, dan aktivitas sehari hari kuliah tidurnya malah cepat, maka perlu dipertanyakan. apakah hati ini senang sebenernya dengan aktvitas yang dijalani? mau ga mau, harus senang belajar kan? tapi kalau aktivitas sehari-hari, tidur dan bangun diawal tidak masalah, malah lebih baik :) *sunnah

Bersemangatlah. ^^
To do list kamu kadang tercheklist kadang engga ya. Yah sekarang harus buat prioritas, mana yang bener2 harus dilakukan/ mendesak/ butuh waktu buat memahami.
Kalau ga buat to do list itu kayak hidup terombang ambing seharian. Jadi biar semangat, sok atuh buat to do list.

Bersemangatlah. ^^
Aku tahu sih kamu ga enakkan sama orang lain, apa lagi temen sendiri. Santai, mereka punya keperluan sendiri, dan ga mungkin kamu terlalu diperhatikan.
Aku tahu kamu terlalu selfesteem. Santai, manusia ga ada yang sempurna kecuali, Nabi Muhammad shaulallahu ‘allaihi wassalllam.

Bersemangatlah.^^
Aku tahu ini bukan passion mu yang sedang kau lakui. Percayalah kamu bisa. Ada doa orangtua yang mustajab, ada doa dari saudara-saudara. Yakin lah bersama kesulitan ada kemudahan.
La yukallilfullahunafsaan illah yusa'haa

Bersemangatlah dengan apa yang bermanfaat bagimu. –Rasullah-


Jika kamu bersyukur, pasti Allah akan menambah nikmatNya~~

Yakin,sabar,pasti selesai.

Audzubillahiminasyaitonirajim
Bismillahirahmanirahim

Aku bukan mau ngeluh
Tapi aku mau cerita,
Aku kangen mamak,
Pernah e aku mikir, kalau mamak ada disini pasti aku lebih semangat belajar.
Aku juga mikir, kalau bapak ada disini pasti aku lebih semangat belajar.
(Lamunan apa itu dev, bersyukur lah!)

Aku pengen ketemu sama bapak mamak, pake baju kuliah, terus salam,
Kayak aku waktu SMP, SMA dulu. Tau gak, soalnya aku tuh sekolahnya masih pakai baju seragam putih SMA. hehehe
(Semoga mamak ada rezekinya, terus bisa ke Jakarta dihari sekolah, terus liat aku sekolah hehe
Sama bapak juga kesini, aamiin)

Tahu gak, aku suka sama seseorang?
Siapa kah orang yang beruntung itu.. heee*
Dia jauh, dulu waktu tingkat 1 aku pernah ngechat ttg tes psikologi kan? *tes psikologi jepang
Tapi, yang aku kirim itu  jawabannya. Hehehe
Oiya waktu ultah ke 19, aku diucapi ultah, tapi waktu dia ultah, aku engga ucapi, Bukan karena gak tahu, karena sekarang aku punya keyakinan, saat aku ngechat ke dia dan dia balas, artinya dia juga ngechat ke cwe yang lain. Aku gak mau kayak gitu.
Kadang aku  juga masih ngechat , minta saran aja, udah gitu, kadang aku yang ga balas lg, kadang dia ga balas. Yasudah gapapa, Drpd chat-chatan terus *berkhalwat
Jodoh kan Allah yang atur. Mamak sama bapak contoh deketnya. Kadang terbesit, kalau bukan dia siapa ya. Disini banyak kok temenku yang istiqomah, yakin aja sama Allah.

Buka lah jendela, lihat lebar-lebar, saudara di Suriah, Myanmar, dan penistaan Al-Quran di Indonesia.

Kadang malu, iya malu. Apa yang bisa aku perbuat?
Aku jadi ingat temenku di satu organisasi BUMI.
Dia selalu nyemangati anggotanya, dengan memakai kata-kata calon penghuni syurga.
Mengingatkan apa sebenernya tujuan akhir kita.
Temenku, fida namanya (Yaa Allah semoga nanti bisa diwisuda bareng, lulus bareng aamiin)
Yang bisa dilakukin yah belajar dulu, nanti dapat uang, biar bisa disedekahi. *nice
Tadi aku juga lihat artikel di FB nya ustadz sekaligus dokter, yang dapat kita lakukan adalah mendoakan.

Can I ? Laa yukallifullahunafsaan illaa hus’ahaa


20 Nov 2016 

Jumat, 18 November 2016

Jangan mendzolimi negara !!



Astaghfirullahaladzim 
Bismillahirahmanirahim..
maafkan sebelumnya kalau tulisan ini tidak sesuai dengan pendapat pembaca.
saya bukan lah orang yang pintar menulis, juga bukan keturunan keluarga penulis.
blog ini sejatinya buat remainder diri sendiri. syukur2 ada yang baca. 
dilihat dari kacamata negatif, seakan-akan blog ini sebuah pencintraan.
ini buat remaider bagi diri saya sendiri, dan kita tahu setiap hari itu
gak ada yang siasia, selalu memberikan hikmah, pelajaran. 
kita flashback apa yang udah dilakuin selama 2 tahun ini,
terbayang sudah 2 tahun menghadapi gejolak batin hehehe
bukan karena memilih pasangan *eh 
tingkat satu.
semua terasa berat.
harus belajar debit kredit, kenapa harus ditulis bersama-sama.
membaca, jujur, saya suka membaca, tapi bacaan yang ringan. bukan materi kuliah yang isinya saling terkait, harus fokus. yang tersulit emang ini, membaca. menanggap diri paling ga paham tetang materi, dan semua pada paham. lalu menderita sendiri, bingung sendiri. 
lalu pelajaran apa yang dipetik dari tingkat satu?
mulailah terbuka tetang yang kamu rasain kepada temen, mungkin mereka akan memberi solusi, atau mereka menyelipkan doa untuk mu.
komunikasikan ke temen tentang pendapatmu. 
tingkat dua..
sterss, iya. bukan hanya ke matkul, juga masalah dengan temen sendiri. matkulnya susah? iya. itu AKM. engga susah sih kalau banyak latihan. Yang susah itu pajak. karena harus baca peraturan, kan saya sudah katakan,level membaca saya masih rendah.
lalu hikmahnya apa?
kalau yang tetang berteman, hikmahnya semua orang punya masalah, Allah pilih mereka untuk ngebantu kita, bukan mereka yang butuh kita. dan sebelum menilai orang lain. nilai diri sendiri "apakah diriku sendiri sudah baik?" 
himkah yang kedua, ditingkat 2
pelajaran yang dianggap susah, yang harus dipahami, butuh konsentrasi, butuh waktu yang ga sedikit, harus fokus kus kus.
sebenernya tujuannya bukan paham, tapi proses nya itu, sabar..semakin terasah buat membaca* *bukan sekedar membaca tapi memahami, maka makin terasahlah.semakin mudah untuk kedepannya.
Tapi kan kedepan kita ga ada yang tau, gak ada yang pasti? bagaimana mau ngebayangi hari esok,*buat hari ini aja aku takut buat ngejalani.tanamkan sikap "Tekun, Sabar, Rajin, Berani" pasti  Allah tolong, mana mungkin Allah gak menolong kalau kita udah usaha . Laa yukallifullahunafsaan Illah wus'ahaa.
Sebenernya apa sih tujuan hidup kita, harus ngabisi waktu yang lama buat mahami buku. Harus fokus, kan buat laper. hehehe Itu bentuk rasa syukur kita udah di sekolahi gratis di STAN, tinggal belajar, belajar bekerja keras. kenapa pegawai KPP itu pulangnya sore-sore? untuk apa? jawabanya mengabdi demi negara, agar penerimaan pajak negara memenuhi target, uang pajak yang mereka kumpuli itu sebagian buat nyekolahi kamu. 
Tujuan hidup kan mencari berkah? berkahnya apa ngabisi waktu banyak2 untuk  belajar, harus fokus pula. kan seharusnya bisa baca buku yang disukai. bisa belajar yang disukai, belajar softkill baru, bisa ngikuti berita terkini.
 Hadits Abdullah bin Umar ra. Bahwasanya Rasulullah saw bersabda: “setiap kamu adalah pemimpin yang akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Seorang amir yang mengurus keadaan rakyat adalah pemimpin. Ia akan dimintai pertanggungjawaban tentang rakyatnya. Seorang laki-laki adalah pemimpin terhadap keluarganya di rumahnya. Seorang wanita adalah pemimpin atas rumah suaminya. Ia akan diminta pertanggungjawaban tentang hal mereka itu. Seorang hamba adalah pemimpin terhadap harta benda tuannya, ia kan diminta pertanggungjawaban tentang harta tuannya. Ketahuilah, kamu semua adalah pemimpin dan semua akan diminta pertanggung jawaban tentang kepemimpinannya.
Ini sepemahaman saya, maaf kalau belum mendalam. jadi saya itu ibarat hamba, dan rakyat yang bayar pajak juga negara yang memungut pajak, mereka adalah tuannya, kan saya seorang rakyat, imbalannya berupa uang sekolah gratis. belajar, Bukan hanya tanggung jawab terhadap orangtua,  guru-guru yang pernah ngajarin.lebih dari itu, Belajar disini tanggung jawabnya besar. Allah memilih kamu *devi untuk mengemban tanggung jawab di sekolah yang dibiayai negara ini. ini bukan perkara coba-coba, main-main, bercanda-bercanda, males-malesan, galau-galauan. Ini perkara akhirat, Allah yang memilih kamu buat sekolah disini. bersungguh-sungguh, kelak diakhirat bukan kita berkata " Yaa Allah aku udah usaha" tapi Allah berkata "ini syurga untuk mu Devi, dan untuk orangtua kamu, karena kamu menjalankan tanggung jawab sebaik-baiknya" 
ciri-ciri orang yang beriman dalam surah AlMu'minun ayat 8. Wal ladziina hum li amaanaatihim wa'ah dihim roo'uun. dan (sungguh beruntung)orang yang memelihara amanat dan janjinya. apa balasannya? ada dalam ayat ke 11, 12. mereka itulah adalah orang yang mewarisi.  (yakni) yang akan mewarisi syurga firdaus. mereka kekal didalamnya.
*tutup mulut, ngomong berdasarkan yang memang ada di Al-Quran. kalau ga bisa lebih baik diam.
Dev, Syurga masih jauh.  Yaa Rabb lindungi aku dari kecacatan amal yang aku perbuat.

La yukallifullahunafsaan Illah wus'ahaa tingkat tiga..
(bismillah, dengan izin Allah semoga saya nanti bisa bercerita mengenai kelulusan, wisuda, kelulusan tkd,dan penempatan bukan di Pajak atau BC)) Aamiin aamiin Yaa Rabb 
maafkan atas tulisan saya, yang kurang memuaskan. atau tidak enak dibaca.banyak belok-belok, kurang dapet point nya. semoga saya selalu ingat dan menerapkan *secara istiqomah hingga ajal menjemput. aamiin aamiin Yaa Rabb
 barakallah ya atas segala tindakan yang sedang dilakui :) 
 Astaghfirullahaladzim
wassalamua'alaykum 


Sabtu, 26 November 2016

ikhlaskah?

Diposting oleh Devi Suhaila di 18.57 0 komentar Link ke posting ini
Astaghfirullah..

Bismillahirahmanirahim.

Tanyakkan ke diri ini setiap detik,
Sudahkah ikhlas?
Sudahkan hanya demi Allah?

Kita yang yang butuh Allah

Bahagia :)

Diposting oleh Devi Suhaila di 13.43 0 komentar Link ke posting ini
Astaghfirullah

Bismillahirahmanirahim.

Hal yang membahagiakan,

Lulus, pasti bahagia?
Punya banyak teman, pasti bahagia?
Punya banyak uang, pasti bahagia?

Bahagia ,saat memahami apa yang dibaca,
Bahagia , saat mengerti apa yang sedang dipaparkan oranglain,
Bahagia, saat bisa berbagi dengan apa yang telah dipahami,
Dan membuat yang lain paham. (saya pengen berubah "9 )

Yaa Rabb betapa bahagianya…

Wah, niat nya sudah baik itu, ketika telah paham, ingin memahamkan yang lain.
Namun Imam Al-Gazali telah berpesan. “Janganlah engkau mengira bahwa
engkau akan mampu menjaga niat baik dalam menuntut ilmu selama dihatimu ada dengki, riya’ dan ujub”

Yang membuat bahagia adalah rasa syukur, dan ilmu yang dipahami.

Dan ingat belajar bukan untuk cari nilai tapi, membesarkan jiwa, yaitu sabar :)

Yang penting fokus.




Jumat, 25 November 2016

Merantau :)

Diposting oleh Devi Suhaila di 02.47 1 komentar Link ke posting ini

Astaghfirullah.
Bismillahirahmanirahim..

Yaa Rabb,Kangen sama Mamak,Bapak
Pengen lihat langsung wajah Mamak,Bapak
Senyum mamak, senyum Bapak

Orangtua jauh, sampai wisuda baru bisa ketemu *insyaAllah
Yaitu bulan September 2017, 11 bulan lagi.
Enak banget yang bisa pulang, bisa ketemu Mamak, Bapak. Birulwalidayin.

Ridho orangtua, ridho Allah.
Bapak dulu udah ngijinin kuliah di Jawa, mamak juga.
Artinya, Allah udah ridho kamu disini.

Jangan khawatir,Ingat kisah Imam Syafi’i yang ingin merantau demi ilmu, dia izin ke Ibu nya. Padahal Imam Syafi’i sayang sekali sama Ibu nya. Tapi karena ilmu, kalau tetap berada di kampung nya, ilmu yang didapat tidak sebanyak jika dia merantau. Akhirnya Ibunya mengizinkan Imam Syafi’i merantau untuk mencari ilmu.

Devi ingat, apa yang membuat Devi Suhaila ingin kuliah di Jawa, karena Mas Saipul pernah pesen “kalau mau pinter, kuliah di Jawa.” Sama kasusnya kayak Imam Syafi’i kan.

Singkat cerita diatas, akhirnya Imam Syafi’i yang telah menjadi ulama besar, ingin pulang mengunjungi Ibunya dengan membawa unta dan harta, berharap agar Ibunya senang. Namun sebaliknya Ibunya berkata “aku tidak menyuruhnya berkelana mencari dunia”. Dan akhirnya Imam Syafi’i menyedekahkan semua unta dan hartanya dan hanya tersisa kitab dan ilmu.
((Kalau pun nanti punya banyak harta, itu hanya bonus))

Jadi, selain lebih cerdas, lebih berilmu, merantau seharusnya Devi menjadi lebih baik dalam berfikir, bertindak. Dan semakin takut dengan Allah.
Tetap semangat belajar ^^
 
Pergilah (merantaulah) dengan penuh keyakinan, niscaya akan engkau temui lima kegunaan, yaitu Ilmu Pengetahuan, Adab, pendapatan, menghilangkan kesedihan, mengagungkan jiwa, dan persahabatan.
~Imam Syafi’i~

Senin, 21 November 2016

Bersemangatlah :)

Diposting oleh Devi Suhaila di 05.58 0 komentar Link ke posting ini
Astaghfirullah
Bismillahirahmanirahim

Bersemangatlah. ^^
Aku tahu walaupun kamu belum pernah ngelakui, atau kamu pernah ngelakui tapi selalu fail /hasil ga memuaskan. Tetap semangat.
Aku tahu kalau kamu pengalaman kurang kan, seperti tidak berarti dirimu jika dibandingkan dengan temen-temen hebat yang kau temui. Ssttt..  
Ada mereka yang selalu mendoakan mu, pagi, siang, sore, malam. Setiap sholat nama kamu selalu disebut. Bahkan hati mereka lebih bahagia saat kamu bahagia, dan mereka akan lebih sedih, jika kamu bersedih.

Bersemangatlah.^^ 
Aku tahu kelemahanmu, tidur terlalu cepat, berbeda dari mahasiswa kebanyakan yang tidurnya larut. 
Kalau kamu mau, kamu bisa lakuin. tapi kamu harus pilih-pilih kapan waktu nya tidur larut, kapan waktunya tidur cepat. kalau waktu libur tidur larut, dan aktivitas sehari hari kuliah tidurnya malah cepat, maka perlu dipertanyakan. apakah hati ini senang sebenernya dengan aktvitas yang dijalani? mau ga mau, harus senang belajar kan? tapi kalau aktivitas sehari-hari, tidur dan bangun diawal tidak masalah, malah lebih baik :) *sunnah

Bersemangatlah. ^^
To do list kamu kadang tercheklist kadang engga ya. Yah sekarang harus buat prioritas, mana yang bener2 harus dilakukan/ mendesak/ butuh waktu buat memahami.
Kalau ga buat to do list itu kayak hidup terombang ambing seharian. Jadi biar semangat, sok atuh buat to do list.

Bersemangatlah. ^^
Aku tahu sih kamu ga enakkan sama orang lain, apa lagi temen sendiri. Santai, mereka punya keperluan sendiri, dan ga mungkin kamu terlalu diperhatikan.
Aku tahu kamu terlalu selfesteem. Santai, manusia ga ada yang sempurna kecuali, Nabi Muhammad shaulallahu ‘allaihi wassalllam.

Bersemangatlah.^^
Aku tahu ini bukan passion mu yang sedang kau lakui. Percayalah kamu bisa. Ada doa orangtua yang mustajab, ada doa dari saudara-saudara. Yakin lah bersama kesulitan ada kemudahan.
La yukallilfullahunafsaan illah yusa'haa

Bersemangatlah dengan apa yang bermanfaat bagimu. –Rasullah-


Jika kamu bersyukur, pasti Allah akan menambah nikmatNya~~

Yakin,sabar,pasti selesai.

Diposting oleh Devi Suhaila di 05.25 0 komentar Link ke posting ini
Audzubillahiminasyaitonirajim
Bismillahirahmanirahim

Aku bukan mau ngeluh
Tapi aku mau cerita,
Aku kangen mamak,
Pernah e aku mikir, kalau mamak ada disini pasti aku lebih semangat belajar.
Aku juga mikir, kalau bapak ada disini pasti aku lebih semangat belajar.
(Lamunan apa itu dev, bersyukur lah!)

Aku pengen ketemu sama bapak mamak, pake baju kuliah, terus salam,
Kayak aku waktu SMP, SMA dulu. Tau gak, soalnya aku tuh sekolahnya masih pakai baju seragam putih SMA. hehehe
(Semoga mamak ada rezekinya, terus bisa ke Jakarta dihari sekolah, terus liat aku sekolah hehe
Sama bapak juga kesini, aamiin)

Tahu gak, aku suka sama seseorang?
Siapa kah orang yang beruntung itu.. heee*
Dia jauh, dulu waktu tingkat 1 aku pernah ngechat ttg tes psikologi kan? *tes psikologi jepang
Tapi, yang aku kirim itu  jawabannya. Hehehe
Oiya waktu ultah ke 19, aku diucapi ultah, tapi waktu dia ultah, aku engga ucapi, Bukan karena gak tahu, karena sekarang aku punya keyakinan, saat aku ngechat ke dia dan dia balas, artinya dia juga ngechat ke cwe yang lain. Aku gak mau kayak gitu.
Kadang aku  juga masih ngechat , minta saran aja, udah gitu, kadang aku yang ga balas lg, kadang dia ga balas. Yasudah gapapa, Drpd chat-chatan terus *berkhalwat
Jodoh kan Allah yang atur. Mamak sama bapak contoh deketnya. Kadang terbesit, kalau bukan dia siapa ya. Disini banyak kok temenku yang istiqomah, yakin aja sama Allah.

Buka lah jendela, lihat lebar-lebar, saudara di Suriah, Myanmar, dan penistaan Al-Quran di Indonesia.

Kadang malu, iya malu. Apa yang bisa aku perbuat?
Aku jadi ingat temenku di satu organisasi BUMI.
Dia selalu nyemangati anggotanya, dengan memakai kata-kata calon penghuni syurga.
Mengingatkan apa sebenernya tujuan akhir kita.
Temenku, fida namanya (Yaa Allah semoga nanti bisa diwisuda bareng, lulus bareng aamiin)
Yang bisa dilakukin yah belajar dulu, nanti dapat uang, biar bisa disedekahi. *nice
Tadi aku juga lihat artikel di FB nya ustadz sekaligus dokter, yang dapat kita lakukan adalah mendoakan.

Can I ? Laa yukallifullahunafsaan illaa hus’ahaa


20 Nov 2016 

Jumat, 18 November 2016

Jangan mendzolimi negara !!

Diposting oleh Devi Suhaila di 15.12 0 komentar Link ke posting ini


Astaghfirullahaladzim 
Bismillahirahmanirahim..
maafkan sebelumnya kalau tulisan ini tidak sesuai dengan pendapat pembaca.
saya bukan lah orang yang pintar menulis, juga bukan keturunan keluarga penulis.
blog ini sejatinya buat remainder diri sendiri. syukur2 ada yang baca. 
dilihat dari kacamata negatif, seakan-akan blog ini sebuah pencintraan.
ini buat remaider bagi diri saya sendiri, dan kita tahu setiap hari itu
gak ada yang siasia, selalu memberikan hikmah, pelajaran. 
kita flashback apa yang udah dilakuin selama 2 tahun ini,
terbayang sudah 2 tahun menghadapi gejolak batin hehehe
bukan karena memilih pasangan *eh 
tingkat satu.
semua terasa berat.
harus belajar debit kredit, kenapa harus ditulis bersama-sama.
membaca, jujur, saya suka membaca, tapi bacaan yang ringan. bukan materi kuliah yang isinya saling terkait, harus fokus. yang tersulit emang ini, membaca. menanggap diri paling ga paham tetang materi, dan semua pada paham. lalu menderita sendiri, bingung sendiri. 
lalu pelajaran apa yang dipetik dari tingkat satu?
mulailah terbuka tetang yang kamu rasain kepada temen, mungkin mereka akan memberi solusi, atau mereka menyelipkan doa untuk mu.
komunikasikan ke temen tentang pendapatmu. 
tingkat dua..
sterss, iya. bukan hanya ke matkul, juga masalah dengan temen sendiri. matkulnya susah? iya. itu AKM. engga susah sih kalau banyak latihan. Yang susah itu pajak. karena harus baca peraturan, kan saya sudah katakan,level membaca saya masih rendah.
lalu hikmahnya apa?
kalau yang tetang berteman, hikmahnya semua orang punya masalah, Allah pilih mereka untuk ngebantu kita, bukan mereka yang butuh kita. dan sebelum menilai orang lain. nilai diri sendiri "apakah diriku sendiri sudah baik?" 
himkah yang kedua, ditingkat 2
pelajaran yang dianggap susah, yang harus dipahami, butuh konsentrasi, butuh waktu yang ga sedikit, harus fokus kus kus.
sebenernya tujuannya bukan paham, tapi proses nya itu, sabar..semakin terasah buat membaca* *bukan sekedar membaca tapi memahami, maka makin terasahlah.semakin mudah untuk kedepannya.
Tapi kan kedepan kita ga ada yang tau, gak ada yang pasti? bagaimana mau ngebayangi hari esok,*buat hari ini aja aku takut buat ngejalani.tanamkan sikap "Tekun, Sabar, Rajin, Berani" pasti  Allah tolong, mana mungkin Allah gak menolong kalau kita udah usaha . Laa yukallifullahunafsaan Illah wus'ahaa.
Sebenernya apa sih tujuan hidup kita, harus ngabisi waktu yang lama buat mahami buku. Harus fokus, kan buat laper. hehehe Itu bentuk rasa syukur kita udah di sekolahi gratis di STAN, tinggal belajar, belajar bekerja keras. kenapa pegawai KPP itu pulangnya sore-sore? untuk apa? jawabanya mengabdi demi negara, agar penerimaan pajak negara memenuhi target, uang pajak yang mereka kumpuli itu sebagian buat nyekolahi kamu. 
Tujuan hidup kan mencari berkah? berkahnya apa ngabisi waktu banyak2 untuk  belajar, harus fokus pula. kan seharusnya bisa baca buku yang disukai. bisa belajar yang disukai, belajar softkill baru, bisa ngikuti berita terkini.
 Hadits Abdullah bin Umar ra. Bahwasanya Rasulullah saw bersabda: “setiap kamu adalah pemimpin yang akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Seorang amir yang mengurus keadaan rakyat adalah pemimpin. Ia akan dimintai pertanggungjawaban tentang rakyatnya. Seorang laki-laki adalah pemimpin terhadap keluarganya di rumahnya. Seorang wanita adalah pemimpin atas rumah suaminya. Ia akan diminta pertanggungjawaban tentang hal mereka itu. Seorang hamba adalah pemimpin terhadap harta benda tuannya, ia kan diminta pertanggungjawaban tentang harta tuannya. Ketahuilah, kamu semua adalah pemimpin dan semua akan diminta pertanggung jawaban tentang kepemimpinannya.
Ini sepemahaman saya, maaf kalau belum mendalam. jadi saya itu ibarat hamba, dan rakyat yang bayar pajak juga negara yang memungut pajak, mereka adalah tuannya, kan saya seorang rakyat, imbalannya berupa uang sekolah gratis. belajar, Bukan hanya tanggung jawab terhadap orangtua,  guru-guru yang pernah ngajarin.lebih dari itu, Belajar disini tanggung jawabnya besar. Allah memilih kamu *devi untuk mengemban tanggung jawab di sekolah yang dibiayai negara ini. ini bukan perkara coba-coba, main-main, bercanda-bercanda, males-malesan, galau-galauan. Ini perkara akhirat, Allah yang memilih kamu buat sekolah disini. bersungguh-sungguh, kelak diakhirat bukan kita berkata " Yaa Allah aku udah usaha" tapi Allah berkata "ini syurga untuk mu Devi, dan untuk orangtua kamu, karena kamu menjalankan tanggung jawab sebaik-baiknya" 
ciri-ciri orang yang beriman dalam surah AlMu'minun ayat 8. Wal ladziina hum li amaanaatihim wa'ah dihim roo'uun. dan (sungguh beruntung)orang yang memelihara amanat dan janjinya. apa balasannya? ada dalam ayat ke 11, 12. mereka itulah adalah orang yang mewarisi.  (yakni) yang akan mewarisi syurga firdaus. mereka kekal didalamnya.
*tutup mulut, ngomong berdasarkan yang memang ada di Al-Quran. kalau ga bisa lebih baik diam.
Dev, Syurga masih jauh.  Yaa Rabb lindungi aku dari kecacatan amal yang aku perbuat.

La yukallifullahunafsaan Illah wus'ahaa tingkat tiga..
(bismillah, dengan izin Allah semoga saya nanti bisa bercerita mengenai kelulusan, wisuda, kelulusan tkd,dan penempatan bukan di Pajak atau BC)) Aamiin aamiin Yaa Rabb 
maafkan atas tulisan saya, yang kurang memuaskan. atau tidak enak dibaca.banyak belok-belok, kurang dapet point nya. semoga saya selalu ingat dan menerapkan *secara istiqomah hingga ajal menjemput. aamiin aamiin Yaa Rabb
 barakallah ya atas segala tindakan yang sedang dilakui :) 
 Astaghfirullahaladzim
wassalamua'alaykum