Sabtu, 18 Februari 2017

Allah atau OrangTua



Bismillahirrahmanirrahim



I try to write in english. Why? Because I want fluent in reading in english.InsyaAllah

Because, Islamic article in english is suitable for me.


It’s about Allah and my parents.

My parents always give what I want, if they can, they do.

Everything.

I can’t repay it.

Never ever.


I always miss them because I far from them.

Than I sad and think.

I have to miss He, who created the love in my parents heart.

Something that I have the direct access to Allah is by Quran.

Life being Barokah with Quran.


When I miss my parents, I really want to see their face.

Than I think.

I have to miss His face (ALLAH), who give the loving parents to me.

In sujood, I wish that I can see His face and live in Jannah ever after life.


My parents know how to treat me.

Make me feel comfort by them. so I can tell everything what I want to tell.

Than I think.  I have to tell Allah for all of my situation. It has to more comfort.


I feel that


Oh Yaa Rabb, forgive me from my bad deed.







Kamis, 16 Februari 2017

Aku Ingin Begini, Aku Ingin Begitu

Bismillahirrahmanirrahim

“Dan sungguh, kami telah memudahkan Al-Quran

untuk peringatan, adakah yang mau mengambil

pelajaran?” (Al-Quran 54;17)


Peringatan, larangan, perintah

Engkau telah turunkan.

Aku ingin begini, aku ingin begitu

Ingin ingin ingin banyak sekali.

Namun, apakah yang aku inginkan itu salah?

Kebenaran telah datang,

Ya, benar. Al-Quran.

Zaman terus berubah,

Dulu anak baca majalah bobo, sekarang main gadget.

Al-Quran tak pernah berubah.

Isinya selalu sama.

Al-Quran itu petunjuk.

Benar, Al-Quran harus dibaca.

Benar, Al-Quran harus dihafal.

Benar, Al-Quran harus dipahami dengan benar.

Benar, Al-Quran harus amalkan

Menyemangati diri untuk memperbaiki bacaannya.

Sabar menghafalnya.

Sungguh, saat bersama Al-Quran,

Kita membentengi diri dari hal yang sia-sia.

Lalu masih saja menunda, padahal ini suatu kebenaran,

Kebenaran apa lagi yang dicari?

Ibarat 1 + 1 = 2.  kenapa kita harus bertanya, kenapa tidak 3,4,5?

Syaikh Ibnu 'Utsaimin rohimahullah mengatakan,

"Termasuk menzholimi diri sendiri ketika kita menunda hal yg

 Allah wajibkan atas kita"

Semoga Allah mengampuni kita, dari kejahatan diri kita,

kejelekan amal kita. aamiin Yaa Rabb.

Sabtu, 18 Februari 2017

Allah atau OrangTua

Diposting oleh Devi Suhaila di 20.51 0 komentar Link ke posting ini


Bismillahirrahmanirrahim



I try to write in english. Why? Because I want fluent in reading in english.InsyaAllah

Because, Islamic article in english is suitable for me.


It’s about Allah and my parents.

My parents always give what I want, if they can, they do.

Everything.

I can’t repay it.

Never ever.


I always miss them because I far from them.

Than I sad and think.

I have to miss He, who created the love in my parents heart.

Something that I have the direct access to Allah is by Quran.

Life being Barokah with Quran.


When I miss my parents, I really want to see their face.

Than I think.

I have to miss His face (ALLAH), who give the loving parents to me.

In sujood, I wish that I can see His face and live in Jannah ever after life.


My parents know how to treat me.

Make me feel comfort by them. so I can tell everything what I want to tell.

Than I think.  I have to tell Allah for all of my situation. It has to more comfort.


I feel that


Oh Yaa Rabb, forgive me from my bad deed.







Kamis, 16 Februari 2017

Aku Ingin Begini, Aku Ingin Begitu

Diposting oleh Devi Suhaila di 06.05 0 komentar Link ke posting ini
Bismillahirrahmanirrahim

“Dan sungguh, kami telah memudahkan Al-Quran

untuk peringatan, adakah yang mau mengambil

pelajaran?” (Al-Quran 54;17)


Peringatan, larangan, perintah

Engkau telah turunkan.

Aku ingin begini, aku ingin begitu

Ingin ingin ingin banyak sekali.

Namun, apakah yang aku inginkan itu salah?

Kebenaran telah datang,

Ya, benar. Al-Quran.

Zaman terus berubah,

Dulu anak baca majalah bobo, sekarang main gadget.

Al-Quran tak pernah berubah.

Isinya selalu sama.

Al-Quran itu petunjuk.

Benar, Al-Quran harus dibaca.

Benar, Al-Quran harus dihafal.

Benar, Al-Quran harus dipahami dengan benar.

Benar, Al-Quran harus amalkan

Menyemangati diri untuk memperbaiki bacaannya.

Sabar menghafalnya.

Sungguh, saat bersama Al-Quran,

Kita membentengi diri dari hal yang sia-sia.

Lalu masih saja menunda, padahal ini suatu kebenaran,

Kebenaran apa lagi yang dicari?

Ibarat 1 + 1 = 2.  kenapa kita harus bertanya, kenapa tidak 3,4,5?

Syaikh Ibnu 'Utsaimin rohimahullah mengatakan,

"Termasuk menzholimi diri sendiri ketika kita menunda hal yg

 Allah wajibkan atas kita"

Semoga Allah mengampuni kita, dari kejahatan diri kita,

kejelekan amal kita. aamiin Yaa Rabb.