Believe in ALLAH, It's Enough.

Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdullilah atas nikmat iman kepada ALLAH Yang Maha Penyatun dan Yang Maha Penyayang, yang tidak meninggalkan hamba-hambaNya.

Terdapat hubungan antara iman dan ketenangan batin (jadi kalau ada orang yang menyatakan bila seseorang itu terlihat baik secara zahir, tapi dia tidak tenang karena memang karakter di dalam dirinya adalah pernyataan yang salah).

ALLAH berfirman dalam surah Al-An’am (surah ke-6 ayat 28):
Alladzina aamanuu walam yalbisuuuuuu iimaanahummm bizulmin uulaaaaika lahumul amnu wahumm muhtadun.
Orang-orang yang beriman yang tidak mencampurkan iman mereka dengan syirik/dzalim mereka itulah orang-orang yang mendapat rasa aman dan mereka mendapat petunjuk.

Aku  yang mengaku beriman kepada ALLAH harus sudah berkomitmen untuk “believe in ALLAH”, tidak perlu ada rasa cemas, khawatir, takut kepada selain ALLAH.

Ayat ini turun menceritakan tetang Nabi Ibrahim yang tidak takut dengan kaumNya yang berbuat syirik.

Nasehat buat diri ini, jangan takut, kita takut ke ALLAH sedangkan mereka takut ke siapa? Padahal kita tidak takut dengan yang mereka takutkan (jangan zalim kepada ALLAH). 

Berkomitmen yang kuat dengan teguh penuh pengetahuan, memelihara diri dari kejahatan, melakukan penjagaan yang kuat.

Wallahua'lam

Kebaikan yang aku dapati sesungguhnya dari ALLAH.

wassalamua'laikum

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lepaskan

Tak Usah Banyak Tidur